Menu

Mode Gelap

Advertorial · 11 Nov 2025 23:53 WITA

Ketua DWP DLHK Kukar Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi


Ketua DWP UP DLHK Kukar, Eka Yuyun Noorliany, menjelaskan pentingnya mengelola sampah rumah tangga agar memiliki nilai ekonomi dan manfaat lingkungan. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Ketua DWP UP DLHK Kukar, Eka Yuyun Noorliany, menjelaskan pentingnya mengelola sampah rumah tangga agar memiliki nilai ekonomi dan manfaat lingkungan. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DWP UP DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Eka Yuyun Noorliany, menegaskan bahwa sampah bukan hanya persoalan kebersihan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi jika dikelola dengan bijak.

Ia mengajak masyarakat untuk mulai memandang sampah sebagai sumber daya yang bisa dimanfaatkan kembali.

“Padahal, kalau dikelola dengan benar, sampah sebenarnya memiliki nilai ekonomis,” sebut Yuyun. Menurutnya, banyak jenis sampah rumah tangga dan plastik yang bisa diolah kembali menjadi barang bernilai guna, baik untuk keperluan pribadi maupun untuk dijual.

Melalui DWP UP DLHK Kukar, Yuyun terus mendorong upaya pengolahan sampah menjadi produk kreatif dan bermanfaat. “Karena itu, ke depan kami di Dharma Wanita UP DLHK akan terus mendorong upaya pengolahan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” katanya.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan pihaknya adalah dengan mengolah pot tanaman dari bahan bekas, seperti botol plastik yang disulap menjadi wadah tanam. Inovasi sederhana ini tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi anggota Dharma Wanita dan masyarakat sekitar.

“Kami memulai dari hal-hal kecil seperti mengolah pot dari bahan bekas agar bisa menjadi contoh nyata bagi masyarakat,” lanjut Yuyun. Menurutnya, perubahan besar harus dimulai dari langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten.

Yuyun berharap gerakan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih kreatif dan peduli terhadap lingkungan. Dengan pengelolaan yang tepat, katanya, sampah bisa memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keindahan alam Kutai Kartanegara.

“Kalau setiap rumah tangga bisa mengelola sampahnya sendiri dengan baik, dampaknya akan luar biasa. Lingkungan jadi bersih, masyarakat lebih sehat, dan bahkan bisa menambah penghasilan,” pungkasnya dengan optimis. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dibayar Rp800 Ribu, Kurir Sabu 1,5 Kg di Kukar Terancam Seumur Hidup

15 April 2026 - 17:07 WITA

sabu kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

PHK Tanpa Gaji dan Pesangon, Ratusan Pekerja Tambang di Kukar Diduga Jadi Korban

14 April 2026 - 17:53 WITA

4.647 Peserta PBI Dialihkan ke Kabupaten, Kukar Pertanyakan Kebijakan Pemprov

14 April 2026 - 15:01 WITA

PBI Kukar

Tanpa Naik Harga, Tempe di Tenggarong Diam-Diam Mengecil

13 April 2026 - 20:14 WITA

harga tempe

Isu “Duel” di Politik Kukar, PDIP: Kami Pilih Berlomba Layani Masyarakat

13 April 2026 - 17:10 WITA

PDIP Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru