Menu

Mode Gelap

Advertorial · 7 Nov 2025 17:46 WITA

Kondisi SMPN 2 Muara Muntai Mendesak, DPRD Kukar Tekankan Perbaikan Pelataran


Anggota DPRD Kukar, Muhammad Idham. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Anggota DPRD Kukar, Muhammad Idham. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA—Komitmen DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) untuk memperkuat kualitas pendidikan di wilayah hulu kembali terlihat melalui perhatian terhadap kondisi SMPN 2 Muara Muntai. Sekolah tersebut dinilai memerlukan penanganan segera setelah ditemukan sejumlah kerusakan sarana prasarana yang mengganggu aktivitas belajar siswa.

Anggota DPRD Kukar, Muhammad Idham, mengatakan bahwa hasil pemantauan lapangan menunjukkan adanya persoalan serius pada pelataran sekolah dan beberapa ruang kelas yang kerap terendam air. Genangan tersebut bukan hanya merusak fasilitas, tetapi juga menghambat kegiatan rutin siswa.

“Upacara setiap Senin sering terkendala karena lapangannya tergenang banjir. Begitu juga aktivitas olahraga, terpaksa dibatalkan jika air belum surut,” ujar Idham.

Pelataran Jadi Pekerjaan Mendesak

Idham menjelaskan bahwa sebenarnya rencana rehabilitasi sekolah sudah tercantum dalam Renja Disdikbud Kukar. Namun ia menilai pelataran harus ditempatkan sebagai prioritas utama karena menjadi area pusat kegiatan siswa.

Menurutnya, total anggaran yang diajukan mencapai sekitar Rp 2 miliar. Namun pembagian anggaran perlu dibuat proporsional agar semua kebutuhan bisa tersentuh.

“Misalnya pelataran bisa ditangani dengan anggaran Rp 1 miliar, maka sisanya dapat dialihkan untuk memperbaiki ruang kelas dan WC. Dengan pembagian seperti ini, dampaknya lebih merata,” jelasnya.

DPRD Siap Mengawal Hingga Program Masuk Prioritas 2026

Idham menegaskan bahwa pihaknya sudah menyampaikan kondisi SMPN 2 Muara Muntai kepada pimpinan DPRD. Ia berkomitmen untuk mengawal usulan tersebut hingga masuk dalam program prioritas Dinas Pendidikan tahun 2026.

“Kita akan terus memonitor agar perbaikan ini tidak sekadar rencana, tetapi benar-benar terealisasi,” tegasnya.

Disdikbud Kukar Akan Sesuaikan dengan Skala Prioritas

Di sisi lain, Mujahidin, Kasi Sarana dan Prasarana Bidang SMP Disdikbud Kukar, memastikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti rekomendasi DPRD. Ia menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan sarpras akan dilakukan secara bertahap dan memperhatikan kondisi tiap wilayah.

“Kami melihat kebutuhan tiap sekolah tidak sama. Karena itu pemerataan tetap diutamakan, mulai dari wilayah hulu, tengah, hingga pesisir,” ujarnya.

Dorongan untuk Pemerataan Akses Pendidikan

Kasus SMPN 2 Muara Muntai menjadi satu dari banyak contoh bagaimana sekolah di daerah hulu masih membutuhkan dukungan sarana yang memadai. DPRD Kukar berharap, melalui perbaikan ini proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan aman bagi siswa.

Dengan adanya perhatian khusus terhadap pelataran dan fasilitas dasar lainnya, sekolah di Muara Muntai diharapkan bisa kembali menjalankan kegiatan dengan normal tanpa hambatan cuaca dan genangan air. (adv/dprdkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Erau 2026 Digelar September di Tiga Kawasan, Sekolah Akan Dilibatkan

1 Agustus 2026 - 19:25 WITA

Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar Kaji Beasiswa S1 Perangkat Desa, Sasarannya Pemegang KTP Kukar

1 Agustus 2026 - 19:19 WITA

beasiswa S1 perangkat desa Kukar

Operasi Antik Kukar Ungkap 29 Kasus Narkoba, Penyerahan Pakai Titik GPS

31 Juli 2026 - 15:28 WITA

Operasi Antik Mahakam 2026 Kukar

Sekda Kukar: Regulasi Insentif Guru Non-ASN Belum Sah Saat Program Berjalan

30 Juli 2026 - 17:19 WITA

insentif guru non-ASN Kukar

Mangkir Kerja Jadi Pelanggaran Terbanyak, 8 ASN Pemkab Kukar Diberhentikan

30 Juli 2026 - 15:40 WITA

ASN Pemkab Kukar diberhentikan

Rahmat Dermawan Bantah Walkout PDI-P Kukar atas Instruksi Pihak Luar

29 Juli 2026 - 18:55 WITA

walkout PDI-P Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru