Menu

Mode Gelap

Advertorial · 15 Okt 2025 16:43 WITA

Lewat Bank Sampah Sukamaju, Yayuk Sehati Bangun Gaya Hidup Bersih dan Berkelanjutan


Ketua Bank Sampah Sukamaju, Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, Yayuk Sehati. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Ketua Bank Sampah Sukamaju, Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, Yayuk Sehati. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA– Ketua Bank Sampah Sukamaju, Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, Yayuk Sehati, menilai bahwa kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, upaya menjaga kebersihan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau lembaga, tetapi harus berawal dari kesadaran individu di setiap rumah tangga.

“Dari sudut pandang saya, tingkat kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan masih belum maksimal. Semua tergantung pada kesadaran masing-masing individu. Kalau masyarakat mau disiplin, sebenarnya kebersihan bisa dimulai dari rumah sendiri, terutama dari para ibu,” ujar Yayuk, Rabu (15/10/2025).

Ia menjelaskan, pemilahan sampah merupakan langkah sederhana namun berdampak besar. Sampah organik, seperti sisa makanan dan dedaunan, dapat diolah menjadi maggot untuk pakan ternak, sementara sampah plastik sebaiknya disetorkan ke bank sampah agar bisa didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomi.

“Di Bank Sampah Sukamaju, kami sudah mempraktikkan hal ini. Sampah organik kami olah menjadi maggot, sedangkan plastik kami kumpulkan untuk dijadikan bahan paving blok atau kerajinan daur ulang,” jelasnya.

Yayuk berharap masyarakat Desa Suka Maju dan wilayah sekitar dapat semakin aktif berpartisipasi dalam kegiatan pengelolaan sampah. Menurutnya, jika kesadaran warga meningkat, maka lingkungan bersih dan sehat bukan lagi sekadar slogan, tetapi menjadi gaya hidup bersama.

“Kalau semua rumah tangga mulai memilah sampah dan peduli terhadap kebersihan, saya yakin desa kita bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” pungkasnya.(adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Petani Sangasanga Tak Lagi Jual Murah, Koperasi Baru Disiapkan Jadi Gudang Distribusi

16 April 2026 - 13:55 WITA

koperasi sangasanga

Dibayar Rp800 Ribu, Kurir Sabu 1,5 Kg di Kukar Terancam Seumur Hidup

15 April 2026 - 17:07 WITA

sabu kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

PHK Tanpa Gaji dan Pesangon, Ratusan Pekerja Tambang di Kukar Diduga Jadi Korban

14 April 2026 - 17:53 WITA

4.647 Peserta PBI Dialihkan ke Kabupaten, Kukar Pertanyakan Kebijakan Pemprov

14 April 2026 - 15:01 WITA

PBI Kukar

Tanpa Naik Harga, Tempe di Tenggarong Diam-Diam Mengecil

13 April 2026 - 20:14 WITA

harga tempe
Trending di Ekonomi