okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Upaya panjang menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, berbuah manis. Setelah menjadi juara pertama di tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kini Maluhu kembali menorehkan prestasi di Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Kalimantan Timur, dengan menembus posisi tiga besar.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah kelurahan, lembaga masyarakat, dan warga yang aktif menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari.
“Karena kami juara satu di tingkat kabupaten, Maluhu akhirnya ditunjuk mewakili Kukar di Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat tingkat provinsi. Alhamdulillah, kami mendapatkan kabar bahwa Maluhu masuk tiga besar,” ujarnya kepada okeborneo.com.
Tri Joko menjelaskan, setelah diumumkan masuk tiga besar, tim penilai dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur langsung turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi. Penilaian mencakup sejumlah indikator, mulai dari pengelolaan sampah rumah tangga, kebersihan fasilitas umum, pemanfaatan air bersih, hingga peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Tim penilai sudah datang beberapa waktu lalu. Mereka meninjau langsung ke lapangan, melihat kondisi lingkungan, sistem pengelolaan sampah, dan upaya warga menjaga kebersihan. Kami optimis hasil akhirnya memuaskan,” tambahnya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Maluhu tidak hanya peduli pada kebersihan, tetapi juga konsisten menjalankan pola hidup sehat berbasis lingkungan. Pemerintah kelurahan terus mendorong kegiatan gotong royong, edukasi pemilahan sampah, serta penguatan peran bank sampah di tingkat RT.
“Kami ingin keberhasilan ini tidak berhenti di lomba, tapi menjadi gaya hidup bersama. Kalau warga sudah terbiasa menjaga kebersihan, manfaatnya akan dirasakan semua,” jelasnya.
Hasil akhir Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat tingkat Provinsi Kalimantan Timur dijadwalkan diumumkan pada akhir Oktober, dengan agenda penyerahan penghargaan pada awal November mendatang. Tri Joko berharap, prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi kelurahan lain di Kutai Kartanegara untuk terus memperkuat gerakan lingkungan bersih dan sehat.
“Kami bangga bisa membawa nama Kutai Kartanegara di tingkat provinsi. Semoga hasilnya terbaik dan bisa menjadi motivasi bagi kelurahan lain,” pungkasnya. (adv/dlhkkukar/atr)








