okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Aktivitas di sekitar Gedung DPRD Kutai Kartanegara, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Senin (19/1/2026), tampak lebih padat dari biasanya. Puluhan mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) turun ke jalan menyuarakan penolakan terhadap rencana pemilihan kepala daerah melalui mekanisme DPRD.
Mahasiswa hadir secara terorganisir dengan mengenakan almamater berwarna ungu. Sejumlah poster, spanduk, dan selebaran berisi tuntutan penolakan Pilkada tidak langsung dibentangkan di sekitar pintu masuk Gedung DPRD Kukar.
Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, massa aksi menilai wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD berpotensi melemahkan prinsip demokrasi dan mengabaikan hak politik rakyat untuk memilih pemimpinnya secara langsung.
Aksi tersebut mendapat pengamanan ketat dari aparat gabungan yang terdiri atas kepolisian, Satpol PP, serta petugas pengamanan internal. Mahasiswa menyampaikan aspirasi mereka dengan tertib di halaman gedung wakil rakyat.
Berdasarkan pantauan awak media okeborneo.com di lokasi, jalannya aksi berlangsung aman dan terkendali. Hingga siang hari, tidak ditemukan adanya gesekan maupun gangguan keamanan selama unjuk rasa berlangsung. (atr)








