Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 6 Jul 2025 16:02 WITA

Muara Enggelam Serius Tangani Stunting, Anggaran Rp70 Juta Digelontorkan untuk Gizi dan Edukasi


Muara Enggelam Serius Tangani Stunting, Anggaran Rp70 Juta Digelontorkan untuk Gizi dan Edukasi Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Desa Muara Enggelam di Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara, menorehkan capaian membanggakan dalam upaya menekan angka stunting. Pemerintah desa bersama kader Posyandu dan tenaga kesehatan berhasil menunjukkan hasil konkret dari berbagai langkah intervensi yang dijalankan sejak awal tahun 2024.

Upaya penurunan stunting di desa yang berada di atas perairan Sungai Mahakam ini bukan hanya sekadar seremonial. Kepala Desa Muara Enggelam, Madi, menegaskan bahwa pihaknya telah mengalokasikan dana desa sebesar Rp70 juta khusus untuk percepatan penanganan stunting. Dana tersebut digunakan untuk penyediaan makanan bergizi serta pelaksanaan edukasi rutin kepada masyarakat.

“Kegiatan edukasi kami laksanakan dua hingga tiga kali setiap bulan, terutama kepada para ibu. Kami ingin mereka paham pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak,” ujar Madi.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar adalah kurangnya kesadaran orang tua terhadap gejala stunting. Anak yang tampak aktif belum tentu tumbuh sesuai standar usianya. Di sinilah peran kader Posyandu menjadi krusial dalam memberikan pemahaman dan mendeteksi sejak dini kondisi anak.

Pemdes juga menggandeng dokter spesialis untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap balita, memastikan bahwa intervensi yang diberikan tepat sasaran. Program ini pun didukung penuh oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar melalui pelatihan serta pendampingan teknis kepada para kader.

“Kami tidak ingin ada anak-anak yang terabaikan. Semua harus dapat perhatian, agar ke depan mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat dan cerdas,” tegas Madi.

Dengan kolaborasi yang solid dan intervensi yang terstruktur, Desa Muara Enggelam kini menjadi salah satu contoh desa pesisir yang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terancam Sanksi Pidana, Warga Warung Panjang Minta Kejelasan Nasib di Tahura KM 54

30 April 2026 - 14:06 WITA

warga warung panjang

63 Pasangan di Kukar Akhirnya Dapat Legalitas Pernikahan Tanpa Biaya APBD

29 April 2026 - 20:38 WITA

legalitas pernikahan

Pedagang Tahura KM 54 Terancam Ditertibkan, Rendi Solihin Siap Pasang Badan

29 April 2026 - 09:41 WITA

Pedagang Tahura KM 54

Air PDAM Tenggarong Ditarget Lebih Deras, Kapasitas Bekotok Naik Jadi 250 Liter per Detik

28 April 2026 - 16:49 WITA

Air PDAM Tenggarong

Tembus Rawa, Jalan Baru Kukar-Kutim Mulai Dibangun Tanpa APBD

28 April 2026 - 16:38 WITA

jalan baru kukar-kutim

Warga Samboja Barat Resah, Penertiban Tahura Bukit Soeharto Belum Jelas

27 April 2026 - 21:01 WITA

Penertiban Tahura Bukit Soeharto
Trending di Pemerintahan