Menu

Mode Gelap

Pos-pos Terbaru · 17 Feb 2026 18:49 WITA

MUSDA KAHMI dan Forhati Kukar Digelar, Aulia Rahman Basri Dorong Penguatan Peran Alumni


Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan sambutan saat pembukaan MUSDA KAHMI dan Forhati Kukar di Pendopo Odah Etam. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan sambutan saat pembukaan MUSDA KAHMI dan Forhati Kukar di Pendopo Odah Etam. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, berharap pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke-VI dan Forum HMIwati (Forhati) ke-IV Kabupaten Kutai Kartanegara dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi.

Harapan tersebut disampaikannya saat menghadiri agenda MUSDA yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Jalan Mulawarman Nomor 31, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Tenggarong, Senin (16/2/2026) malam.

Menurut Aulia, MUSDA menjadi momentum strategis bagi para alumni Himpunan Mahasiswa Islam untuk memperkuat konsolidasi serta meningkatkan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

“Kita berharap MUSDA KAHMI ini berjalan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan,” ujarnya.

Ia menilai dinamika yang muncul dalam proses pencalonan presidium merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Partisipasi para kandidat, kata dia, mencerminkan semangat dan komitmen untuk membawa gagasan terbaik demi kemajuan KAHMI.

Aulia juga mengungkapkan dirinya turut mendaftarkan diri sebagai salah satu calon presidium dalam MUSDA kali ini. Langkah tersebut, menurutnya, didorong oleh keinginan untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi organisasi dan daerah.

“Harapannya kami ingin memberikan kontribusi lebih besar lagi melalui KAHMI,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut jumlah alumni HMI di Kutai Kartanegara cukup banyak dan tersebar di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, dunia usaha, hingga sosial kemasyarakatan. Kondisi tersebut dinilai menjadi potensi besar dalam mendorong pembangunan daerah apabila dikelola dengan baik.

Sebagai alumni yang dibesarkan dalam tradisi HMI, Aulia mengaku memahami dinamika organisasi yang kerap diwarnai perbedaan pandangan. Namun, ia menegaskan perbedaan tersebut justru menjadi bagian penting dalam proses demokrasi internal.

“Perbedaan itu hal yang lumrah. Dari proses inilah akan lahir keputusan terbaik untuk kemajuan organisasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (atr)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dugaan Penyimpangan APBDes Lebaho Ulaq Capai Rp500 Juta, Honor Perangkat Desa Sempat Tertunda

26 Juni 2026 - 16:23 WITA

APBDes Lebaho Ulaq

Sekda Kukar Tegaskan Diperiksa KPK sebagai Saksi soal Kerja Sama Aset Daerah

26 Juni 2026 - 16:16 WITA

Sekda Kukar diperiksa KPK

Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Kalimantan, Samarinda Jadi Pilihan ISMAYA Group

26 Juni 2026 - 16:12 WITA

haraku ramen samarinda

Ernawaty Gafar Kembali Pimpin IWAPI Kaltim Periode 2026–2031

26 Juni 2026 - 11:13 WITA

iwapi kaltim

Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran di Taman Kota Raja Tenggarong

25 Juni 2026 - 20:41 WITA

kebakaran taman kota raja

Pabrik Pakan di Kota Bangun Belum Optimal, Koperasi Harap Dukungan Pemkab Kukar

25 Juni 2026 - 15:24 WITA

pabrik pakan kota bangun
Trending di Ekonomi