Menu

Mode Gelap

Berita IKN · 11 Mei 2024 08:13 WITA

Otorita IKN bersama BKKBN Sepakat Membangun SDM Berkualitas di Wilayah IKN


Otorita IKN bersama BKKBN Sepakat Membangun SDM Berkualitas di Wilayah IKN Perbesar

okeborneo.com, BALIKPAPAN – Sebagai bentuk langkah nyata upaya intensifikasi percepatan penurunan stunting dan pelaksanaan program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Otorita IKN bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang ditanda tangani langsung oleh Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono dan Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo yang dilaksanakan di Hotel Astara Balikpapan, pada Jumat (10/5/2024).

 

Melalui sambutannya, Bambang menegaskan bahwa IKN harus dapat menjadi contoh untuk Indonesia, “Ini tidak hanya MoU, tapi sesuatu langkah nyata kita mewujudkan satu masyarakat di IKN Nusantara yang bisa menjadi satu model untuk Indonesia. Tidak kalah pentingnya kita harus meningkatkan segera kualitas SDM (sumber daya manusia) warga di wilayah IKN yang (berjumlah) sekitar 200 ribuan jiwa.”

 

Sejalan dengan apa yang dikatakan Bambang, Hasto menyampaikan soal natalitas manusia dan pencegahan terhadap stunting di wilayah IKN, “Kualitas SDM harus kita jaga bersama-sama, terlebih pesan Pak Presiden bahwa stunting harus betul-betul diturunkan maka IKN akan bisa menjadi percontohan agar tidak melahirkan stunting baru. Setiap 1.000 penduduk yg ada di Penajam Paser Utara dan wilayah sekitar IKN itu akan melahirkan sekitar 16 orang setiap tahunnya. Jadi kalau ada sekitar 200.000 penduduk maka Otorita IKN perlu menjaga kelahiran 3.200 per tahun untuk mereka zero stunting, tidak ada yang stunting.”

 

Lebih lanjut, Ia menyampaikan setiap penduduk yang berencana menikah harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, “Setiap ada yang mau nikah di sekitar IKN harus discreening, wajib periksa HB (hemoglobin), tinggi badan, berat badan, yang beresiko tinggi hanya sekitar 25%. Jadi dari 3.200 kelahiran kemungkinan ada 1.600 bayi perempuan. Dari 1.600 perempuan yang menikah, itu hanya sekitar 320 per tahun yang beresiko tinggi, yang terlalu kurus atau yang anemia.”

 

“Sehingga profil SDM di sekitar IKN bisa disiapkan by design untuk kita pastikan yang di IKN itu sehat dengan catatan ada aturan-aturan yang ketat,” imbuh Hasto.

 

Hasto juga mengungkapkan tekatnya untuk dapat bersama-sama membangun kualitas SDM khususnya di IKN, sehingga dapat menyiapkan masyarakat yang berkualitas di IKN.

 

Dalam kesempatan yang sama, Bambang juga menyampaikan harapannya, “Kita ingin melihat bagaimana tidak ada yang tertinggal, no one left behind. Kita berdoa kepada Allah SWT kiranya program yang mulia ini dapat berlanjut dan sesuai dengan harapan kita dan harapan Indonesia.”

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut beberapa pejabat Otorita IKN diantaranya Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat, Alimuddin; Staf Khusus Bidang Keselamatan Publik, Edgar Diponegoro; dan Direktur Pelayanan Dasar, Suwito. (*/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Erau 2026 Digelar September di Tiga Kawasan, Sekolah Akan Dilibatkan

1 Agustus 2026 - 19:25 WITA

Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar Kaji Beasiswa S1 Perangkat Desa, Sasarannya Pemegang KTP Kukar

1 Agustus 2026 - 19:19 WITA

beasiswa S1 perangkat desa Kukar

Operasi Antik Kukar Ungkap 29 Kasus Narkoba, Penyerahan Pakai Titik GPS

31 Juli 2026 - 15:28 WITA

Operasi Antik Mahakam 2026 Kukar

Sekda Kukar: Regulasi Insentif Guru Non-ASN Belum Sah Saat Program Berjalan

30 Juli 2026 - 17:19 WITA

insentif guru non-ASN Kukar

Mangkir Kerja Jadi Pelanggaran Terbanyak, 8 ASN Pemkab Kukar Diberhentikan

30 Juli 2026 - 15:40 WITA

ASN Pemkab Kukar diberhentikan

Rahmat Dermawan Bantah Walkout PDI-P Kukar atas Instruksi Pihak Luar

29 Juli 2026 - 18:55 WITA

walkout PDI-P Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru