Menu

Mode Gelap

Distanak Kukar · 30 Mei 2025 12:06 WITA

Panen Stabil, Petani Loa Duri Ulu Hasilkan 5 Ton Gabah per Hektare


Panen Stabil, Petani Loa Duri Ulu Hasilkan 5 Ton Gabah per Hektare Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Para petani di Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, kembali menorehkan prestasi dalam sektor pertanian. Kelompok Tani (Poktan) Nusa Abadi berhasil mempertahankan produktivitas lahan mereka dengan capaian panen mencapai rata-rata 5 ton gabah per hektare.

Ketua Poktan Nusa Abadi, Sutiknar, mengungkapkan bahwa produktivitas ini merupakan hasil dari kombinasi kerja keras petani dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar).

“Setiap hektare bisa menghasilkan hingga lima ton gabah. Ini jadi bukti bahwa pola budidaya yang kami jalankan cukup berhasil,” jelasnya saat diwawancarai pada Jumat (30/5/2025).

Ia menambahkan bahwa hasil tersebut diukur berdasarkan karung gabah seberat 45 kilogram yang dapat dipenuhi dari setiap titik lahan tanam. Pola tanam yang disiplin dan penerapan sarana pertanian yang tepat menjadi kunci utama keberhasilan tersebut.

Dengan luas lahan pertanian mencapai 110 hektare, desa ini secara keseluruhan mampu menyumbang ratusan ton gabah dalam satu kali masa panen. Jumlah ini memberikan kontribusi signifikan terhadap ketersediaan pangan di tingkat lokal.

Sutiknar menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam mempertahankan produktivitas tersebut. Menurutnya, berbagai bantuan mulai dari pupuk, alsintan, hingga pembangunan infrastruktur irigasi telah memberikan dampak nyata bagi petani.

“Sinergi dengan Distanak Kukar sangat terasa. Semua yang kami butuhkan dipenuhi secara bertahap dan tepat sasaran,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa stabilitas hasil panen membuat para petani lebih percaya diri dalam mengembangkan usaha taninya. Peningkatan pendapatan keluarga pun ikut dirasakan, menjadikan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi desa.

“Dukungan ini bukan hanya meningkatkan produksi, tapi juga menjaga keberlangsungan usaha tani kami,” tutup Sutiknar optimis.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Disambut Warga Saat Pulang ke Kukar, Rita Widyasari Pilih Menepi dari Politik

12 Juni 2026 - 22:24 WITA

Rita Widyasari

Di LK II HMI Kukar, Arief Rosyid Ajak Kader Kawal Ekonomi Berbasis Pasal 33

12 Juni 2026 - 14:59 WITA

LK II HMI Kukar

Konvensi Media Siber di Samarinda Bahas Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik

12 Juni 2026 - 14:53 WITA

Konvensi Media Siber Samarinda

Berangkat dari Samarinda, 40 Kg Sabu dan 157 Cartridge Etomidate Diungkap di Parepare

11 Juni 2026 - 19:20 WITA

sabu Parepare

Pertamax Rp16.650 per Liter, Ojol Tenggarong: Beban Tambah, Pendapatan Tak Naik

11 Juni 2026 - 16:05 WITA

pertamax

Harga Pertamax Naik, Akademisi Minta Pemerintah Jaga Daya Beli Lewat Operasi Pasar

11 Juni 2026 - 15:59 WITA

pertamax naik
Trending di Ekonomi