Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 22 Okt 2025 16:57 WITA

Pembangunan Irigasi Pertanian Kukar Mendesak, DPRD Tekankan Respons Pemkab


 Anggota DPRD Kukar, Fathlon Nisa, menyampaikan pentingnya pembangunan irigasi pertanian untuk mendukung produktivitas petani. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Anggota DPRD Kukar, Fathlon Nisa, menyampaikan pentingnya pembangunan irigasi pertanian untuk mendukung produktivitas petani. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA—Upaya peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Kutai Kartanegara kembali mendapat sorotan dari legislatif. Anggota DPRD Kukar, Fathlon Nisa, meminta pemerintah daerah segera merespons kebutuhan perbaikan dan pembangunan saluran irigasi yang selama ini menjadi keluhan sejumlah kelompok gabungan petani (gapoktan).

Fathlon mengatakan, permintaan tersebut sudah berulang kali disampaikan para petani melalui forum Musrenbang di tingkat kecamatan hingga kabupaten. Namun, sebagian besar usulan tersebut belum masuk tahap realisasi.

“Gapoktan sudah menyampaikan kebutuhan ini sejak lama, terutama saluran primer dan sekunder menuju area persawahan. Mereka menunggu tindak lanjutnya,” ujar Fathlon, Senin (20/10/2025).

Petani Menunggu Kepastian Realisasi Usulan

Politikus dari Dapil I ini menjelaskan bahwa kebutuhan irigasi merupakan persoalan mendasar yang tidak bisa ditunda, mengingat kondisi lahan pertanian sangat bergantung pada kelancaran aliran air. Di banyak wilayah, saluran yang ada saat ini dinilai sudah tidak mampu mendukung keberlanjutan produksi pangan.

Menurut Fathlon, petani memahami kondisi keuangan daerah yang sebelumnya mengalami pengetatan anggaran, sehingga sejumlah usulan urgen harus tertunda. Meski demikian, ia menilai tahun anggaran mendatang harus memberi ruang lebih besar bagi sektor pertanian.

“Efisiensi anggaran kemarin memang berdampak pada melambatnya beberapa program. Tetapi aspirasi petani ini tetap harus ditempatkan sebagai prioritas, karena menyangkut keberlangsungan produksi pangan daerah,” jelasnya.

Irigasi Berfungsi Baik, Produksi Naik

Fathlon menegaskan bahwa tanpa sistem irigasi yang optimal, ancaman gangguan produksi tidak dapat dihindari. Kekeringan di musim kemarau dan genangan berlebih di musim hujan kerap menjadi masalah klasik yang merugikan petani.

“Kalau pengairannya tidak tertata, sawah mudah rusak. Dampaknya langsung pada panen dan pendapatan petani,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Kukar memiliki banyak kawasan pertanian yang masih sangat potensial dikembangkan. Dengan dukungan infrastruktur irigasi yang memadai, wilayah-wilayah tersebut diyakini mampu meningkatkan produksi beras dan komoditas pangan lainnya secara signifikan.

DPRD Siap Kawal dan Buka Ruang Komunikasi

Untuk memastikan kebutuhan petani benar-benar masuk dalam agenda pembangunan daerah, Fathlon menyampaikan komitmennya mengawal usulan tersebut dalam pembahasan APBD tahun depan. Ia juga terus berkoordinasi dengan gapoktan untuk memantau perkembangan di lapangan.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi menyangkut kesejahteraan petani dan ketahanan pangan Kukar. Kita akan pastikan usulan ini tidak berhenti di atas kertas,” tegasnya.

Fathlon berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan peninjauan lokasi untuk menentukan skala prioritas. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi perencanaan agar pembangunan yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan petani.

“Semua saluran yang masuk kategori prioritas harus mendapatkan perhatian. Kalau sistem pengairan bagus, hasil panen pasti ikut meningkat,” pungkasnya. (adv/dprdkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Brida Kukar Tekankan Kelengkapan Dokumen Inovasi OPD, Jadi Penentu Penilaian Indeks Daerah

24 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Dorong Kemandirian Ekonomi, Pemkab Kukar Minta Hak Konsesi Pertambangan dan Alokasi Gas ke Pusat

24 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Tingkatkan Perekonomian Daerah, Pemkab Kukar Bawa TPID Raih Juara Kalimantan 4 Tahun Beruntun dan Gulirkan Kredit Kukar Idaman

24 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Karhutla di Kukar, Aulia Koordinasi dengan BNPB Minta Bantuan Helikopter

23 Oktober 2026 - 20:55 WITA

Aulia Rahman Basri Tegaskan Gerakan Etam Mengaji Berlanjut, Kukar Bidik Juara Umum MTQ Kaltim

23 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Pejabat Administrator dan Pengawas Kukar Dilantik, Diminta Perkuat Kinerja dan Inovasi

23 Oktober 2026 - 20:50 WITA

Trending di Advertorial