Menu

Mode Gelap

Advertorial · 24 Sep 2025 16:20 WITA

Petani Loa Kulu Terima Bantuan Pupuk, Wabup Kukar Janji Alsintan Menyusul


Wakil Bupati Kukar menyerahkan bantuan pupuk untuk gapoktan di Desa Sungai Payang, Loa Kulu, disaksikan petani dan jajaran pemerintah daerah. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Wakil Bupati Kukar menyerahkan bantuan pupuk untuk gapoktan di Desa Sungai Payang, Loa Kulu, disaksikan petani dan jajaran pemerintah daerah. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah keluhan petani soal ketersediaan pupuk yang tak menentu, bantuan dari pemerintah daerah menjadi harapan nyata. Hal itu terlihat saat Wakil Bupati Kutai Kartanegara menyerahkan bantuan pupuk untuk gabungan kelompok tani (gapoktan) di Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, Selasa (23/9/2025).

Puluhan petani berkumpul dengan wajah antusias menanti kedatangan rombongan. Camat Loa Kulu, Andriansyah, mengatakan agenda ini digelar usai kunjungan ke salah satu sekolah dasar di wilayahnya. “Selesai dari sekolah, kami langsung bergerak ke Sungai Payang. Hari ini fokusnya menyerahkan bantuan pupuk untuk gapoktan sekaligus secara simbolis untuk kecamatan,” ujarnya.

Bantuan pupuk tersebut menjadi kebutuhan mendesak bagi petani Loa Kulu. Dalam beberapa bulan terakhir, pasokan yang terbatas sering menjadi keluhan utama. Pemerintah berharap bantuan ini bisa mengurangi beban petani sekaligus mendongkrak produktivitas lahan pertanian.

Tak hanya pertanian, agenda penyerahan bantuan juga menyasar kelompok perikanan. Meski jumlahnya lebih kecil, keberadaan bantuan itu menegaskan komitmen pemerintah menjaga keseimbangan antara dua sektor andalan Loa Kulu: sawah dan kolam.

Andriansyah menambahkan, untuk sementara bantuan baru berupa pupuk. “Kalau alsintan (alat mesin pertanian) belum, nanti menyusul,” jelasnya. Menurutnya, kebutuhan alsintan tak kalah penting untuk mendukung efisiensi kerja petani di lapangan.

Bagi petani Sungai Payang, bantuan ini bukan sekadar acara seremonial. Karung pupuk yang mereka bawa pulang menjadi simbol hadirnya pemerintah di tengah masyarakat. Ketua salah satu gapoktan menyebut, bantuan ini memberi semangat baru untuk menyongsong musim tanam berikutnya.

Di Loa Kulu, yang dikenal sebagai lumbung pangan Kukar, bantuan sekecil apapun punya arti besar. Di balik butiran pupuk itu, tersimpan harapan akan panen yang lebih melimpah. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Disambut Warga Saat Pulang ke Kukar, Rita Widyasari Pilih Menepi dari Politik

12 Juni 2026 - 22:24 WITA

Rita Widyasari

Di LK II HMI Kukar, Arief Rosyid Ajak Kader Kawal Ekonomi Berbasis Pasal 33

12 Juni 2026 - 14:59 WITA

LK II HMI Kukar

Konvensi Media Siber di Samarinda Bahas Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik

12 Juni 2026 - 14:53 WITA

Konvensi Media Siber Samarinda

Berangkat dari Samarinda, 40 Kg Sabu dan 157 Cartridge Etomidate Diungkap di Parepare

11 Juni 2026 - 19:20 WITA

sabu Parepare

Pertamax Rp16.650 per Liter, Ojol Tenggarong: Beban Tambah, Pendapatan Tak Naik

11 Juni 2026 - 16:05 WITA

pertamax

Harga Pertamax Naik, Akademisi Minta Pemerintah Jaga Daya Beli Lewat Operasi Pasar

11 Juni 2026 - 15:59 WITA

pertamax naik
Trending di Ekonomi