Menu

Mode Gelap

Distanak Kukar · 11 Sep 2025 13:38 WITA

Petani Muda di Kembang Janggut Lebih Pilih Tambang dan Sawit, Pangan Mulai Terpinggirkan


Petani Muda di Kembang Janggut Lebih Pilih Tambang dan Sawit, Pangan Mulai Terpinggirkan Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Regenerasi petani di Kecamatan Kembang Janggut menghadapi tantangan besar. Perwakilan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) setempat, Syahran, mengungkapkan bahwa generasi muda di wilayah tersebut nyaris tidak ada yang tertarik menggeluti pertanian pangan.

 

“Anak-anak muda sekarang tidak melirik pertanian. Rata-rata kalau sudah kuliah mereka tidak kembali bertani, melainkan bekerja di perusahaan tambang. Kalau pun ada, mereka lebih memilih membuka kebun sawit,” jelas Syahran.

Menurutnya, kondisi alam menjadi salah satu penyebab pertanian pangan sulit berkembang. Wilayah Kembang Janggut kerap dilanda banjir karena letaknya yang rendah, sehingga lahan persawahan padi maupun jagung kurang stabil.

“Tantangan lainnya memang hama dan penyakit tanaman, tapi itu masih bisa diatasi secara teknis. Kalau faktor alam seperti banjir, itu yang sulit dikendalikan,” tambahnya.

Dengan harga sawit yang menjanjikan, banyak petani akhirnya mengalihkan lahan persawahan menjadi perkebunan kelapa sawit.

“Kalau punya dua hektare saja, hasil sawit bisa langsung mendatangkan uang. Ini yang membuat sawah-sawah kini banyak ditanami sawit,” ungkapnya.

Kondisi ini dikhawatirkan akan mempersempit ruang pengembangan pangan di Kembang Janggut. Ke depan, dukungan pemerintah dinilai penting agar komoditas pangan tidak sepenuhnya ditinggalkan masyarakat.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPRD Kukar Minta Bankaltimtara Buka-Bukaan Soal Kinerja dan Kredit

24 April 2026 - 19:13 WITA

DPRD Kukar Bankaltimtara

Kiri Tebing Kanan Jurang, Komunitas Vespa Kaltim Taklukkan 1.500 Km di Sulsel

24 April 2026 - 19:06 WITA

Komunitas Vespa Kaltim

Warisan Kutai Masih Bertahan, Festival Nutuk Beham Resmi Dibuka di Kedang Ipil

23 April 2026 - 22:19 WITA

Festival nutuk beham

Lima Rumah Ludes, Kebakaran di Kota Bangun Rugikan Warga Rp3 Miliar

23 April 2026 - 15:41 WITA

Kebakaran kota bangun

3 Hari 3 Malam, Warga Kedang Ipil Jalani Tradisi Nutuk Beham Usai Panen

23 April 2026 - 11:06 WITA

nutuk beham

Warga Protes Rekrutmen RSUD AMI, Bupati Sebut 60 Persen Pegawai Tenaga Lokal

22 April 2026 - 13:36 WITA

Rekrutmen RSUD AMI
Trending di Pos-pos Terbaru