Menu

Mode Gelap

DLHK Kutai Kartanegara · 23 Okt 2025 19:01 WITA

Produksi Paving Blok Plastik Bank Sampah Sukamaju Capai 200 Buah per Hari


Ketua Bank Sampah Sukamaju Desa Suka Maju, Yayuk Sehati. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Ketua Bank Sampah Sukamaju Desa Suka Maju, Yayuk Sehati. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Inovasi pengolahan sampah plastik terus berkembang di Kutai Kartanegara. Salah satunya datang dari Ketua Bank Sampah Sukamaju, Yayu Sehati, asal Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, yang berhasil mengubah tumpukan plastik menjadi produk bernilai tinggi berupa paving blok ramah lingkungan.

Dalam keterangannya, Yayu menjelaskan bahwa proses produksi paving blok plastik dilakukan setiap hari dengan kapasitas rata-rata 100 hingga 200 buah per hari. “Sekali produksi, kami bisa menghasilkan sekitar 200 paving. Kami jual dengan harga Rp7.000 per biji,” ujarnya.

Menariknya, meski harganya sedikit lebih tinggi dibanding paving blok konvensional, produk buatan Bank Sampah Sukamaju justru menawarkan keunggulan dari segi ketahanan. “Kalau paving biasa mudah pecah, paving dari plastik ini jauh lebih kuat. Bisa dibilang garansinya seumur hidup karena bahan plastik padat itu susah sekali untuk retak,” tambah Yayu.

Ia mengungkapkan, biaya produksi masih bergantung pada jenis dan harga bahan baku plastik yang digunakan. “Harga plastik itu fluktuatif, jadi biaya produksinya juga menyesuaikan. Kami punya sekitar 350 pelanggan, dan setiap minggu ada jadwal pengambilan sampah di tiap desa. Dalam seminggu, bisa terkumpul 300 sampai 400 kilogram plastik,” terangnya.

Sampah-sampah plastik yang dikumpulkan kemudian diolah menjadi paving blok, yang selain bernilai ekonomis juga membantu mengurangi pencemaran lingkungan. “Dampaknya besar, karena tumpukan sampah yang tadinya berserakan kini bisa dimanfaatkan jadi produk bermanfaat,” kata Yayu.

Terkait keuntungan usaha, Yayu menyebut hasilnya cukup menjanjikan, meski tidak hanya berorientasi pada bisnis. “Kalau mau tahu detailnya, nanti bisa datang ke workshop kami. Yang jelas, selain ekonomi, kami juga mendapat manfaat sosial. Kalau ada warga sekitar yang kesusahan, kami berusaha membantu semampu kami,” tuturnya.

Kini, penggunaan paving blok plastik hasil olahan Bank Sampah Sukamaju sudah mulai meluas di Desa Suka Maju. “Sudah ada delapan warga yang memakai, termasuk kantor desa, posyandu, dan kantor PKK juga sudah menggunakan paving blok dari plastik daur ulang ini,” pungkasnya. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pendapatan Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan

11 September 2026 - 12:20 WITA

DPRD Kukar Dorong Penelusuran Alur Dana Honor Guru Non-ASN hingga BPKAD

11 September 2026 - 12:18 WITA

Honor Guru Non-ASN Kukar Tertunda Tiga Bulan, Disdikbud Minta Sekolah Segera Validasi Data

10 September 2026 - 15:22 WITA

Beseprah Kukar Resmi Jadi WBTB, Tradisi Kesetaraan Didorong Tetap Lestari

10 September 2026 - 15:05 WITA

Distanak Kukar Ungkap Alasan Benih Padi Ditebar Langsung di Danau Semayang

9 September 2026 - 17:33 WITA

Sidang Kasus Etomidate Mantan Kasat Narkoba Kukar, Jaksa Hadirkan Tiga Saksi

9 September 2026 - 15:58 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru