okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Setelah satu dekade tanpa gelar, Kutai Kartanegara kini berpeluang kembali membawa pulang penghargaan Adipura 2025. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar memastikan seluruh elemen kebersihan kota telah dipersiapkan untuk menghadapi proses penilaian yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo, mengatakan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk memperkuat sistem pengelolaan kebersihan di seluruh wilayah. Langkah itu meliputi peningkatan fasilitas pengelolaan sampah, pembangunan TPS 3R, dan pembentukan bank sampah di sekolah serta kelurahan.
“Adipura menjadi tolok ukur keberhasilan daerah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kukar terakhir meraih penghargaan ini sepuluh tahun lalu, dan tahun ini kami berupaya maksimal agar bisa kembali mendapatkannya,” ujarnya kepada okeborneo.com, Senin (13/10/2025).
Slamet menegaskan bahwa penghargaan Adipura 2025 bukan sekadar simbol prestasi, tetapi momentum memperkuat komitmen bersama untuk menjaga kebersihan. Ia menjelaskan bahwa proses penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), kebersihan jalan dan pasar, hingga aktivitas bank sampah dan tata kelola lingkungan di sekolah.
“Tim penilai sudah turun langsung melakukan evaluasi di sejumlah titik, seperti pasar, sekolah, jalan utama, hingga area pengelolaan sampah. Kami berharap hasilnya positif dan Kukar bisa kembali mengukir prestasi di bidang lingkungan,” jelasnya.
DLHK Kukar, lanjut Slamet, juga terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, penghargaan tidak akan berarti banyak tanpa kesadaran kolektif warga dalam menerapkan gaya hidup bersih dan peduli lingkungan.
“Dukungan masyarakat menjadi faktor kunci. Kami ingin semangat menjaga kebersihan ini tidak hanya untuk meraih Adipura, tapi menjadi budaya hidup sehari-hari,” tegasnya.
Hasil penilaian penghargaan Adipura 2025 dijadwalkan akan diumumkan pada akhir tahun. Slamet berharap kerja keras seluruh pihak dapat membuahkan hasil terbaik bagi Kutai Kartanegara, sekaligus mengembalikan kejayaan daerah dalam bidang kebersihan dan tata lingkungan perkotaan. (adv/dlhkkukar/atr)








