Menu ✖

Mode Gelap

DPRD Kutai Kartanegara · 21 Mei 2025 17:11 WITA

Soroti Kelangkaan BBM, Rahmad Dermawan : Daerah Penghasil Seharusnya Dapat Perlakuan Ekstra


 Soroti Kelangkaan BBM, Rahmad Dermawan : Daerah Penghasil Seharusnya Dapat Perlakuan Ekstra Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk di Kutai Kartanegara (Kukar), mendapat sorotan dari anggota DPRD Kukar, Rahmad Dermawan. Ia menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan, terlebih Kukar merupakan salah satu daerah penghasil minyak dan gas bumi di Indonesia.

Rahmad mengaku baru mengetahui bahwa kelangkaan tidak hanya terjadi pada satu jenis BBM saja, tetapi juga mencakup jenis lainnya. Ia mempertanyakan kinerja Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam menjamin ketersediaan dan pelayanan BBM di daerah penghasil.

“Pada prinsipnya, Pertamina ini kan BUMN dengan pendiri tunggal. Kita sebagai daerah penghasil, seharusnya mendapatkan pelayanan yang ekstra, terutama soal stok bahan bakar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Kukar tidak meminta subsidi, melainkan hanya menuntut pelayanan yang adil dan memadai sebagai konsumen. “Jangan sampai mereka ambil minyak mentah dari daerah kita, tapi dari sisi pelayanan dan fasilitas di daerah sendiri justru tidak memadai. Padahal kita membeli, bukan minta gratis,” tegasnya.

Menurut Rahmad, kondisi ini menimbulkan ironi, karena Kukar dan Kalimantan Timur secara umum merupakan wilayah yang kaya akan sumber daya minyak dan gas, namun justru mengalami kesulitan dalam mendapatkan pasokan BBM.

“Agak lucu juga, ya, ketika daerah kita yang menghasilkan minyak dalam jumlah besar, justru kita sendiri yang kesusahan mendapatkan minyak,” lanjutnya.

Rahmad juga menyinggung kilang minyak terbesar di Indonesia yang terletak di Balikpapan serta sumber-sumber migas lain yang berada di Kukar. Ia menilai, hal ini seharusnya menjadi alasan kuat bagi Pertamina untuk memberikan perhatian lebih terhadap wilayah penghasil.

Tak hanya soal kelangkaan, Rahmad juga menyoroti masalah kualitas BBM yang menurut informasi masyarakat belakangan ini menurun. Ia menyebut hal ini sebagai akumulasi persoalan yang menuntut tanggapan serius dari pihak Pertamina.

“Kita ini pemilik bahan bakunya, jadi Pertamina seharusnya benar-benar memberikan perhatian dan pelayanan ekstra kepada daerah penghasil seperti kita. Kita semua menuntut itu,” pungkasnya.(atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MTQH XLVI Kaltim 2026, Pemkab Kukar Pastikan Kesiapan Akomodasi Seluruh Kafilah

3 November 2026 - 15:58 WITA

Pemanfaatan Waduk Lama Jadi Opsi Tambahan Pasokan Air Bersih untuk Warga Samboja

3 November 2026 - 15:50 WITA

Jam Bentong Tenggarong Disiapkan Jadi Museum Digital, Dispar Kukar Dorong Ruang Promosi Kreatif

3 November 2026 - 15:48 WITA

400 Titik LPJU di Anggana Mati, DPRD Kukar Siapkan RDP dengan OPD Terkait

3 November 2026 - 15:47 WITA

Kukar Siap Kerja Jadi Jalan Tingkatkan Kesejahteraan, Prioritaskan Masyarakat Desil 1–5

3 November 2026 - 15:44 WITA

Revitalisasi Pengelolaan Pantai Tanah Merah, Rendi Solihin Dorong Wisata Berkontribusi bagi PAD

2 November 2026 - 17:27 WITA

Trending di Advertorial