Menu ✖

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 17 Mei 2025 16:47 WITA

Tanjung Tamannoh Bersolek Jadi Magnet Wisata Baru di Desa Pela, Fasilitas Lengkap dan Akses Masih Diperbaiki


Tanjung Tamannoh Bersolek Jadi Magnet Wisata Baru di Desa Pela, Fasilitas Lengkap dan Akses Masih Diperbaiki Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kawasan Tanjung Tamannoh di Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, kini mencuri perhatian sebagai destinasi wisata baru yang tengah naik daun. Terletak di tepian Danau Semayang, lokasi ini dulunya hanya dikenal sebagai spot sederhana untuk menikmati senja. Namun kini, kawasan itu berubah menjadi ruang wisata lengkap dengan fasilitas publik yang terus dikembangkan.

Ketua Pokdarwis Bekayuh Beumbai dan Bebudaya (B3) Desa Pela, Alimin, menyebut bahwa transformasi ini tak lepas dari bantuan dana pengembangan desa wisata yang diterima usai keberhasilan Desa Pela meraih posisi kelima dalam ajang Lomba Desa Wisata Nusantara.

“Setelah mendapatkan peringkat kelima, kami menerima dukungan dana dari Pemkab Kukar sekitar Rp1 miliar. Dana tersebut langsung dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur pendukung seperti gazebo, gerbang, dan jembatan menuju lokasi,” ujarnya, Jumat (16/5/2025).

Sejauh ini, sudah berdiri delapan gazebo dan satu unit homestay yang dibangun menggunakan dana bantuan keuangan (Bankeu). Selain itu, dukungan dari Bank Indonesia menambah lima gazebo lagi, menjadikan total 13 gazebo yang bisa digunakan pengunjung untuk bersantai di pinggir danau.

Tak hanya menyuguhkan panorama alam, Tanjung Tamannoh juga menyediakan wahana permainan air seperti banana boat dan paddel boat. Namun, seluruh fasilitas tersebut masih dibuka secara gratis lantaran akses jembatan utama sepanjang 150 meter masih dalam proses penyambungan ke area pemukiman.

“Karena akses belum sepenuhnya tersambung, pengunjung belum dikenai biaya. Nanti setelah jembatan rampung, kami akan siapkan Peraturan Desa untuk mengatur pengelolaan dan retribusi,” terang Alimin.

Meski belum dibuka secara resmi, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Lokasi ini mulai sering digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari sekadar bersantai, mengadakan piknik keluarga, hingga pertemuan komunitas.

“Sudah banyak yang datang untuk makan bersama atau menggelar acara kecil. Meski masih harus menyiapkan transportasi sendiri, mereka tetap antusias,” pungkas Alimin.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Lestarikan Tradisi Beseprah

24 September 2026 - 15:03 WITA

Beseprah Erau 2026, Bupati Kukar Ingin Tradisi Makan Bersama Lebih Dekat dengan Rakyat

24 September 2026 - 12:14 WITA

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Diberi Gelar Pangeran Kelana Panji Wira oleh Kesultanan Kutai

24 September 2026 - 10:45 WITA

Aulia Dukung Pengalihan PPPK Paruh Waktu, Soroti Kepastian Anggaran Gaji

23 September 2026 - 21:38 WITA

Utang Rp820 Miliar ke Bankaltimtara Lunas, Pemkab Kukar Fokus Penataan Administrasi

23 September 2026 - 21:12 WITA

Target Kunjungan Erau 2026 Naik 100 Persen, Dispar Kukar Andalkan Ragam Agenda

23 September 2026 - 17:55 WITA

Trending di Advertorial