Menu

Mode Gelap

Advertorial · 30 Sep 2025 13:07 WITA

Timbunan Sampah Kukar Tembus 144 Ribu Ton per Tahun


Sekretaris DLHK Kukar Taufik menyampaikan data timbunan sampah Kukar dalam kegiatan Aksi Nyata Kelola Sampah, Selasa (30/9/2025). (Angga/Okeborneo.com) Perbesar

Sekretaris DLHK Kukar Taufik menyampaikan data timbunan sampah Kukar dalam kegiatan Aksi Nyata Kelola Sampah, Selasa (30/9/2025). (Angga/Okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Timbunan sampah Kukar terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk. Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Taufik, menyampaikan fakta ini dalam kegiatan Aksi Nyata Kelola Sampah di Kantor DLHK Kukar, Selasa (30/9/2025).

Taufik menegaskan, persoalan sampah Kukar sudah mencapai level yang mengkhawatirkan. Persoalan ini bisa menimbulkan dampak besar pada kesehatan warga, mencemari lingkungan, dan menurunkan kualitas hidup masyarakat jika pemerintah tidak mengelolanya secara serius.

Berdasarkan data tersebut, ia memaparkan jumlah penduduk Kukar saat ini sebanyak 806.964 jiwa.

Dari hasil kajian tahun 2025, laju pertumbuhan sampah per orang mencapai 0,49 kilogram per hari. Dengan rata-rata tersebut, satu orang di Kukar menyumbang hampir setengah kilogram sampah setiap hari.

“Jumlah timbulan sampah sangat dipengaruhi oleh populasi penduduk dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat,” ujar Taufik.

Perhitungan skala tahunan menunjukkan produksi sampah Kukar bisa mencapai 144.080,10 ton. Angka itu menunjukkan pemerintah daerah menghadapi tantangan serius.

Taufik menekankan warga harus memulai pengelolaan sampah Kukar dari rumah tangga. Ia menyebutkan bahwa partisipasi warga dalam memilah dan mengurangi sampah akan menentukan efektivitas kebijakan pemerintah.

Menurutnya, peran desa dan kelurahan juga penting dalam mengendalikan sampah Kukar. Ia mengingatkan, tanpa keterlibatan semua pihak, seluruh sampah berpotensi berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kondisi itu bisa mempercepat penumpukan dan memperpendek umur pakai TPA.

Timbunan Sampah Kukar Bisa Jadi Bom Waktu

DLHK Kukar saat ini terus mendorong program edukasi dan kampanye sadar lingkungan. Melalui gerakan ini, masyarakat diharapkan mampu memahami pentingnya mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah.

Ia menambahkan, timbunan sampah Kukar bukan hanya soal jumlah, tetapi juga jenisnya. Meningkatnya konsumsi plastik sekali pakai, misalnya, menjadi ancaman besar karena sulit terurai.

“Masalah timbunan sampah Kukar harus kita hadapi bersama. Pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta harus berkolaborasi menjaga lingkungan tetap sehat,” tegas Taufik.

Dengan data dan fakta tersebut, pemerintah mengingatkan semua pihak untuk tidak menunda aksi. Tanpa perubahan perilaku, timbunan sampah Kukar bisa semakin membebani generasi mendatang. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Empat Tahun di Teror Penguntit, Penyiar Radio di Samarinda Lapor Polisi

15 September 2026 - 11:35 WITA

58 Tenant Terisi, Puja Sera Taman Kota ArbizzSpace Siap Dibuka

14 September 2026 - 19:49 WITA

Hetifah Dorong Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan yang Lebih Tepat Sasaran

14 September 2026 - 16:09 WITA

SIGAP UMKM, Diskop UKM Kukar Perkuat Pembinaan Usaha Mikro Berbasis Kebutuhan

14 September 2026 - 12:35 WITA

Dugaan Mortir Sisa Perang Ditemukan di Dasar Sungai Mahakam Samarinda

14 September 2026 - 12:33 WITA

Pendapatan Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan

11 September 2026 - 12:20 WITA

Trending di Home