Menu

Mode Gelap

Hukum - Kriminal · 30 Jun 2026 17:13 WITA

Tolak Beri Solar, ABK Tugboat Dikeroyok Empat Orang di Sungai Mahakam


Empat terduga pelaku pengeroyokan ABK TB Mahakam Indah diamankan Satpolairud Polresta Samarinda. Polisi menyebut peristiwa itu terjadi di perairan Sungai Mahakam, kawasan Harapan Baru, Samarinda, Senin, 29 Juni 2026. (Istimewa) Perbesar

Empat terduga pelaku pengeroyokan ABK TB Mahakam Indah diamankan Satpolairud Polresta Samarinda. Polisi menyebut peristiwa itu terjadi di perairan Sungai Mahakam, kawasan Harapan Baru, Samarinda, Senin, 29 Juni 2026. (Istimewa)

okeborneo.com, SAMARINDA Seorang anak buah kapal atau ABK TB Mahakam Indah diduga dikeroyok empat orang di perairan Sungai Mahakam, kawasan Harapan Baru, Samarinda, Senin, 29 Juni 2026, sekitar pukul 11.18 Wita.

Peristiwa tersebut sempat terekam video warga dan beredar luas. Dalam rekaman itu, tampak dugaan aksi kekerasan di atas kapal yang berada di perairan Sungai Mahakam.

Kanit Gakkum Satpolairud Polresta Samarinda, Ipda Zaqhi Ur Rahman, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi saat TB Mahakam Indah bersiap menuju pangkalan di kawasan Sengkotek, Loa Janan Ilir.

Menurut Zaqhi, kapal tersebut didatangi satu unit perahu kelotok atau ces yang berisi empat orang saat berada di perairan Harapan Baru. Keempat orang itu kemudian naik ke tugboat dan meminta bahan bakar minyak jenis solar.

“Tetapi saat tiba di perairan Harapan Baru, TB Mahakam Indah didatangi oleh satu unit perahu kelotok atau ces yang berisi empat orang, dan langsung naik ke TB untuk meminta BBM jenis solar,” kata Zaqhi.

Permintaan itu ditolak oleh ABK karena persediaan solar di kapal disebut terbatas. Namun, salah satu terduga pelaku disebut tetap memaksa dan masuk ke kamar mesin.

“Dan salah satu pelaku langsung masuk ke dalam kamar mesin, sambil berteriak, ‘apa saja yang bisa aku ambil’, dan dijawab sama korban, ‘jangan begitu’. Setelah itu korban langsung dipukul saat mau mencegah pelaku,” ujarnya.

Zaqhi mengatakan tiga orang lainnya kemudian ikut naik ke tugboat dan diduga melakukan kekerasan terhadap korban. Korban disebut dipukul menggunakan tangan kosong dan dayung.

“Tetapi, ketiga teman pelaku yang berada di perahu ces lain naik ke TB, dan langsung memukul korban dengan tangan kosong, bahkan ada yang menggunakan dayung hingga dayung patah, dan menyebabkan korban mengalami luka di betis kanan,” katanya.

Akibat pengeroyokan itu, korban tidak melakukan perlawanan. Polisi menyebut korban mengalami luka pada bagian betis kanan.

“Saat dikeroyok itu, korban tidak bisa apa-apa, makanya tidak melakukan perlawanan,” ujar Zaqhi.

Setelah menerima laporan, personel Satpolairud Polresta Samarinda mendatangi lokasi kejadian. Polisi kemudian mengamankan empat orang terduga pelaku dan membawa mereka ke Mako Satpolairud Polresta Samarinda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah kami terima laporan, anggota langsung ke TKP, dan mengamankan terduga pelaku, dan membawa ke Mako Sat Polairud Polresta Samarinda, guna proses penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Empat orang yang diamankan masing-masing berinisial HR, MM, PA, dan YD.

Zaqhi mengatakan laporan polisi telah diterbitkan dan perkara tersebut telah naik ke tahap penyidikan. Menurutnya, para terduga pelaku dijerat dengan pasal tentang kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum.

“Untuk LP sudah kami terbitkan, dan sudah kami naikkan ke penyidikan,” ujar Zaqhi.

Polisi masih melanjutkan proses penyidikan untuk mendalami peran masing-masing terduga pelaku dalam kejadian tersebut. (pep/bby)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Jelaskan Alasan Tersangka Samarinda Half Marathon Tidak Ditahan

30 Juni 2026 - 18:19 WITA

tersangka Samarinda Half Marathon tidak ditahan

Polisi Sebut Rp280 Juta Dana Samarinda Half Marathon Dipakai Pribadi, EO Jadi Tersangka

30 Juni 2026 - 17:38 WITA

Samarinda Half Marathon tersangka

Orangtua Pendaftar Pertanyakan Transparansi Jalur Prestasi SPMB SMPN 1 Tenggarong

30 Juni 2026 - 17:18 WITA

SPMB SMPN 1 Tenggarong

Dinkop Kukar Tekankan Tata Kelola TKBM Karya Sejahtera dalam RAT 2025

30 Juni 2026 - 15:20 WITA

RAT TKBM Karya Sejahtera

Bupati Aulia Minta Penerima Honor Tidak Wajar Kembalikan Dana

29 Juni 2026 - 17:00 WITA

temuan honor tidak wajar Kukar

Sisa Makanan di Kukar 34,58 Persen, Hetifah Dorong Sistem Pangan Cerdas

29 Juni 2026 - 15:36 WITA

food waste kukar
Trending di Pos-pos Terbaru