Menu

Mode Gelap

Advertorial · 30 Sep 2025 17:08 WITA

TPA Terbatas, DLHK Tekankan Disiplin Pengelolaan Sampah di Kukar


Sekretaris DLHK Kukar Taufik saat memberikan keterangan terkait pengelolaan sampah di Kutai Kartanegara. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Sekretaris DLHK Kukar Taufik saat memberikan keterangan terkait pengelolaan sampah di Kutai Kartanegara. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pengelolaan sampah di Kukar masih menghadapi tantangan besar meski kesadaran masyarakat mulai tumbuh. Banyak warga tahu dampak buruk sampah, tetapi kebiasaan malas dan kurang disiplin tetap menjadi penghalang utama.

Sekretaris DLHK Kukar, Taufik, menegaskan pihaknya terus mencari cara meningkatkan kesadaran masyarakat. DLHK Kukar rutin melakukan sosialisasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Tim DLHK turun langsung ke lapangan untuk memberikan pembinaan terkait pengelolaan sampah di Kukar.

“Kami tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten. Tim juga turun ke kecamatan bahkan desa, memberikan pembinaan langsung kepada masyarakat,” ujar Taufik, Selasa (30/9/2025).

Menurutnya, masalah serius bisa terjadi jika masyarakat abai. Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kini sudah sangat terbatas kapasitasnya.

“Kalau masyarakat tidak mengelola sampah, mereka akan menambah beban TPA yang sudah terbatas daya tampungnya,” tegas Taufik.

Ia menekankan bahwa rumah tangga harus memulai pengelolaan sampah di Kukar. Masyarakat perlu membiasakan diri memilah dan membuang sampah pada tempatnya. Kebiasaan sederhana seperti ini bisa memberi dampak besar terhadap kebersihan lingkungan dan keberlanjutan TPA.

DLHK Kukar juga mengajak organisasi masyarakat, sekolah, hingga kelompok perempuan untuk terlibat aktif. Keterlibatan berbagai pihak diyakini dapat mempercepat perubahan perilaku warga.

“Kami optimistis, dengan sosialisasi berkelanjutan, kesadaran warga akan meningkat. Memang butuh proses, tetapi masyarakat Kukar bisa lebih tertib dalam mengelola sampah,” pungkasnya.

Pengelolaan sampah di Kukar menjadi kunci keberhasilan menjaga lingkungan. Tanpa kedisiplinan warga, beban TPA semakin berat dan risiko pencemaran terus mengintai. Dengan komitmen bersama, Kukar diharapkan bisa menjadi daerah yang lebih bersih dan berkelanjutan. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar

Petani Sangasanga Tak Lagi Jual Murah, Koperasi Baru Disiapkan Jadi Gudang Distribusi

16 April 2026 - 13:55 WITA

koperasi sangasanga

Dibayar Rp800 Ribu, Kurir Sabu 1,5 Kg di Kukar Terancam Seumur Hidup

15 April 2026 - 17:07 WITA

sabu kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

PHK Tanpa Gaji dan Pesangon, Ratusan Pekerja Tambang di Kukar Diduga Jadi Korban

14 April 2026 - 17:53 WITA

4.647 Peserta PBI Dialihkan ke Kabupaten, Kukar Pertanyakan Kebijakan Pemprov

14 April 2026 - 15:01 WITA

PBI Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru