okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Trafik data Indosat Ooredoo Hutchison di wilayah Kalimantan meningkat 27,6 persen secara tahunan pada semester I 2026. Perusahaan juga mencatat jumlah pelanggan di wilayah tersebut tumbuh 2,2 persen pada kuartal II 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Angka tersebut disampaikan Indosat melalui keterangan tertulis yang diterima Sisikota.com, Selasa (28/7/2026). Perusahaan tidak mencantumkan volume trafik maupun jumlah pelanggan secara absolut dalam keterangan tersebut.
Indosat menyebut Kalimantan menjadi penyumbang pelanggan dan trafik terbesar dalam kelompok wilayah operasional yang dinamai Circle Kalisumapa.
Untuk melayani penggunaan data tersebut, perusahaan mengoperasikan lebih dari 19.500 base transceiver station atau BTS 4G dan lebih dari 340 BTS 5G di seluruh Kalimantan hingga akhir kuartal II 2026.
Jumlah itu merupakan angka gabungan wilayah Kalimantan. Dalam rilisnya, perusahaan belum merinci jumlah BTS, pelanggan, dan pertumbuhan trafik di setiap provinsi, termasuk Kalimantan Timur maupun kabupaten dan kota di dalamnya.
Secara nasional, trafik data Indosat tumbuh 19,9 persen pada periode yang sama. Dengan demikian, berdasarkan catatan perusahaan, pertumbuhan trafik di Kalimantan tercatat 7,7 poin persentase lebih tinggi daripada pertumbuhan nasional.
Pertumbuhan trafik menunjukkan peningkatan penggunaan layanan data. Namun, angka tersebut tidak secara langsung menggambarkan perubahan kecepatan internet, jangkauan sinyal, maupun kualitas layanan yang diterima pelanggan.
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan perusahaan sedang mengarahkan pengembangan bisnisnya pada layanan berbasis kecerdasan buatan, AI Cloud, dan jaringan 5G.
Dalam muatan regionalnya, Indosat menyebut pengoperasian jaringan 5G di Pontianak serta pelaksanaan program SheHacks 2026 di Singkawang. Rilis tersebut belum memuat lokasi perluasan 5G maupun kegiatan serupa di Kalimantan Timur. (*)








