Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 6 Nov 2025 20:21 WITA

Tujuh Klaster Pengelolaan Sampah Disiapkan DLHK Kukar, Fokus Efisiensi Wilayah


 Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah. Tahun ini, DLHK menyiapkan pola baru berbasis zona atau klaster guna mengatasi persoalan distribusi dan penumpukan sampah yang selama ini terkonsentrasi di satu titik pembuangan akhir.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, menjelaskan bahwa dalam skema baru ini, wilayah Kukar akan dibagi menjadi tujuh klaster pengelolaan sampah. Dari jumlah tersebut, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bekotok ditetapkan sebagai klaster pertama, sementara enam klaster lainnya akan diarahkan untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil.

“DLHK Kukar kini tengah menyiapkan tujuh klaster pengelolaan sampah. Bekotok menjadi klaster pertama, sementara enam lainnya disiapkan untuk melayani daerah-daerah jauh di luar kota,” ujar Irawan.

Ia menjelaskan, penerapan sistem zonasi ini merupakan solusi dari tantangan geografis Kukar yang sangat luas. Dengan jarak antar kecamatan yang bisa ditempuh hingga berjam-jam, mustahil bagi satu lokasi pembuangan saja menampung seluruh volume sampah dari 20 kecamatan.

Selain memperluas titik pengelolaan, DLHK Kukar juga menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam mendukung sistem baru ini. Edukasi tentang pengelolaan sampah dinilai menjadi kunci keberhasilan program, terutama dalam mengurangi beban di TPA.

“Pengendalian sampah harus dimulai dari hulu. Kita harus ubah pola pikir, dari kumpul, pilah, dan olah,” tegas Irawan.

Ia menambahkan, kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah akan sangat membantu efektivitas sistem klaster tersebut.

Dengan kebijakan ini, DLHK Kukar berharap persoalan sampah tidak lagi menjadi beban satu wilayah semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama melalui sistem yang lebih terdistribusi, efisien, dan berkelanjutan. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Arbizz Space Batasi Wahana Permainan, Maksimal 40 Unit saat Akhir Pekan

28 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Pemkab Kukar Alokasikan Anggaran Umrah Gratis bagi Pemuka Agama Mulai 2027

28 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Kukar Idaman Terbaik Dorong Solusi Air Bersih hingga Wilayah Pesisir

28 Oktober 2026 - 14:47 WITA

RT-KU Terbaik Jadi Langkah Kukar Perkuat Infrastruktur Digital hingga Permukiman

28 Oktober 2026 - 14:31 WITA

Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Terlibat Aktif dalam Pembangunan

28 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Tabang Masih Kerap Padam, Bupati Kukar Dorong Pemerataan Manfaat Batu Bara Lewat PLTU

27 Oktober 2026 - 20:26 WITA

Trending di Advertorial