okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Untuk meningkatkan potensi pariwisata di Kutai Kartanegara (Kukar), Dinas Pariwisata (Dispar) berkomitmen terus memberikan pendampingan salah satunya dengan memberikan pelatihan dan sertifikasi. Targetnya pada tahun ini (2024) Dispar segera melaksanakan 14 pelatihan dan sertifikasi.
Dijelaskan langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata, Dispar Kukar Antoni Kusbiantoro menyebutkan pelatihan dan sertifikasi itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM terkhusus pada pelaku pariwisata.
Tentunya pelatihan yang diberikan untuk menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam hal pengembangan SDM, agar pelaku pariwisata mampu memiliki sertifikasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pariwisata.
“Tahun ini kita telah menyiapkan 13 pelatihan dan sertifikasi, yang akan menyasar pelaku pariwisata dan Pokdarwis. Untuk pelaksanaan akan menyesuaikan dengan pelatihan dan sertifikasi yang diadakan. Bisa di Tenggarong atau di Kecamatan.” kata Antoni saat dikonfirmasi Rabu (3/4/24)
Dari 13 pelatihan diantaranya adalah pelatihan workshop kuliner, desain produk, MUA, musik, kriya, fashion, hingga workshop HAKI dan workshop fotografi junior.
Pelatihan dan sertifikasi penjamuan makanan, pelatihan kebersihan dan sertifikasi sebanyak 25 orang. Kemudian sertifikasi pemandu wisata 30 orang, pelatihan dan sertifikasi selam pemula dan lanjutan sebanyak 21 orang khususnya Pokdarwis. Pelatihan dan sertifikasi ini akan digelar pada bulan Juni – Juli 2024 mendatang
“Pelatihan dan sertifikasi ini adalah salah satu upaya kita sebagai mitra IKN, jangan sampai SDM kita kalah dengan SDM dari luar daerah yang mendapat manfaatnya. Harapan kita dengan adanya peningkatan SDM ini kita bisa berdaya saing, memiliki kompetensi. Sehingga kita tidak hanya menjadi penonton.” ungkapnya. (adv/disparkukar/atr/ob1)








