Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 7 Agu 2025 13:56 WITA

Pembangunan Jalan di Kota Bangun Darat Dilakukan Bertahap, PU Kukar Fokus pada Ruas Wonosari-Kedang Ipil


Pembangunan Jalan di Kota Bangun Darat Dilakukan Bertahap, PU Kukar Fokus pada Ruas Wonosari-Kedang Ipil Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus mengupayakan peningkatan infrastruktur jalan di Kecamatan Kota Bangun Darat. Meskipun terdapat keterbatasan anggaran, wilayah yang baru dimekarkan ini tetap menjadi bagian dari perencanaan tahunan pembangunan konektivitas.

Kabid Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti, mengungkapkan bahwa tahun ini, jalur yang menjadi prioritas utama adalah ruas jalan Wonosari menuju Kedang Ipil. Pembangunan jalan tersebut dilakukan dengan metode semenisasi menggunakan anggaran sekitar Rp1,6 miliar.

“Ruas ini kami nilai strategis dan sangat dibutuhkan warga, sehingga dipilih menjadi prioritas pada tahun anggaran berjalan,” ujar Linda, Rabu (6/8/2025).

Sementara itu, untuk jalan penghubung dari Dusun Ketapang ke Desa Kedang Ipil, Linda menyebut belum dapat diakomodasi dalam penganggaran tahun ini. Hal tersebut dilakukan karena adanya kebijakan efisiensi dan penyesuaian terhadap skala prioritas yang lebih mendesak.

“Untuk jalan Ketapang belum bisa kami tangani tahun ini, karena fokus kami pada ruas Wonosari–Kedang Ipil. Tapi secara keseluruhan, pembangunan di Kota Bangun Darat tetap menjadi bagian penting dalam skema jangka menengah,” terangnya.

Linda menjelaskan bahwa Kecamatan Kota Bangun Darat memiliki jaringan jalan yang cukup luas, dengan beberapa titik mengalami kerusakan berat. Oleh karena itu, Dinas PU menerapkan sistem bertahap dalam penanganannya, yang disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

“Rata-rata setiap tahun kami targetkan pembangunan sekitar tiga kilometer jalan semenisasi. Ini untuk menjaga keberlanjutan dan pemerataan pembangunan,” jelasnya.

Selain jalan, pihaknya juga membangun sejumlah jembatan bentang pendek untuk memperlancar konektivitas antarwilayah. Jalan yang sementara ini masih berupa timbunan agregat diharapkan tetap bisa difungsikan oleh masyarakat sampai ada penanganan permanen.

Linda memastikan bahwa hingga tahun 2027 mendatang, Kecamatan Kota Bangun Darat tetap masuk dalam perencanaan infrastruktur. Seluruh 10 desa yang ada akan diupayakan terkoneksi secara menyeluruh dengan jalan kabupaten maupun antar desa.

“Memang belum semua bisa kami tangani di tahun yang sama. Tapi ini program berkelanjutan, akan terus kami anggarkan dan tuntaskan bertahap,” pungkasnya.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Di LK II HMI Kukar, Arief Rosyid Ajak Kader Kawal Ekonomi Berbasis Pasal 33

12 Juni 2026 - 14:59 WITA

LK II HMI Kukar

Konvensi Media Siber di Samarinda Bahas Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik

12 Juni 2026 - 14:53 WITA

Konvensi Media Siber Samarinda

Berangkat dari Samarinda, 40 Kg Sabu dan 157 Cartridge Etomidate Diungkap di Parepare

11 Juni 2026 - 19:20 WITA

sabu Parepare

Pertamax Rp16.650 per Liter, Ojol Tenggarong: Beban Tambah, Pendapatan Tak Naik

11 Juni 2026 - 16:05 WITA

pertamax

Harga Pertamax Naik, Akademisi Minta Pemerintah Jaga Daya Beli Lewat Operasi Pasar

11 Juni 2026 - 15:59 WITA

pertamax naik

Bongkar Muat Serap 1.500 Pekerja Lokal, Kukar Dorong Peluang Ekonomi Pesisir

10 Juni 2026 - 19:49 WITA

pesisir Kukar
Trending di Ekonomi