okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kecamatan Loa Janan menargetkan pembangunan infrastruktur dasar sebagai agenda utama dalam perencanaan 2025. Camat Loa Janan, Heri Rusnadi, menyampaikan bahwa sektor drainase, jalan lingkungan, dan saluran irigasi masih membutuhkan perhatian khusus, terutama untuk mengurangi dampak banjir saat musim penghujan.
“Kami menyadari masih banyak infrastruktur yang perlu diperbaiki. Meski APBD Kukar cukup besar, pemanfaatannya harus tepat sasaran, terutama untuk sektor yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ujar Heri saat diwawancarai pada Senin (4/8/2025).
Beberapa desa di wilayah Loa Janan kerap mengalami genangan air karena sistem drainase yang kurang memadai. Oleh karena itu, hampir seluruh desa di kecamatan ini akan mendapatkan alokasi pembangunan secara bertahap, dengan fokus utama pada akses jalan dan jaringan irigasi.
Di luar aspek fisik, Kecamatan Loa Janan juga mendorong penguatan ekonomi lokal berbasis desa. Pemerintah kecamatan terus mendukung pelaku UMKM agar mampu mengembangkan produk-produk unggulan yang berasal dari potensi lokal.
“Setiap desa memiliki keunikan dan potensi yang bisa dikembangkan. Kami dorong agar potensi itu bisa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan bisa dikenal luas,” ungkap Heri.
Melalui strategi ini, diharapkan warga bisa membangun kemandirian ekonomi sekaligus memperluas jangkauan pasar produk lokal hingga ke level regional.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)








