Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 23 Jul 2025 16:56 WITA

Guru PAUD di Kukar Dibekali Pengetahuan Cegah Stunting Lewat Diklat Berjenjang


Guru PAUD di Kukar Dibekali Pengetahuan Cegah Stunting Lewat Diklat Berjenjang Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA-Sebagai bagian dari langkah strategis menekan angka stunting, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan Diklat Berjenjang khusus bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan fokus utama pada isu stunting di usia dini.

Pelatihan ini berlangsung selama empat hari, dari tanggal 21 hingga 24 Juli 2025, dan dipusatkan di salah satu hotel di Kota Samarinda. Puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kukar turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, saat membuka kegiatan secara resmi menekankan bahwa peran guru PAUD sangat krusial dalam mempercepat penanganan stunting. Menurutnya, stunting perlu dicegah sejak awal kehidupan anak, terutama di masa 1.000 hari pertama, yang mencakup masa kehamilan hingga usia dua tahun.

“Guru PAUD memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat dan orang tua, terutama para ibu. Hal ini menjadikan mereka agen strategis dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan stunting secara langsung,” jelas Thauhid.

Melalui pelatihan ini, para guru tidak hanya belajar mengenai teori stunting, tetapi juga dibekali pengetahuan praktis yang dapat diterapkan dalam keseharian, baik di lingkungan sekolah maupun saat berinteraksi dengan keluarga siswa. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman tentang penyebab stunting, dampaknya terhadap tumbuh kembang anak, serta langkah-langkah pencegahan yang efektif.

Disdikbud Kukar menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari sinergi sektor pendidikan dalam mendukung agenda nasional penurunan stunting. Melibatkan tenaga pendidik sebagai mitra aktif dalam edukasi masyarakat diyakini mampu memberikan dampak signifikan, khususnya pada kelompok usia dini yang menjadi fondasi pembangunan generasi mendatang.

“Kami ingin membentuk generasi Kukar yang sehat, cerdas, dan tangguh. Dan itu dimulai dari pendidikan usia dini, salah satunya dengan memastikan guru PAUD memahami pentingnya pencegahan stunting,” tutup Thauhid.

Dengan semangat kolaborasi dan pembekalan yang tepat, guru PAUD diharapkan menjadi garda depan dalam membangun kesadaran keluarga akan pentingnya gizi dan perawatan optimal bagi anak-anak sejak dini.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Disambut Warga Saat Pulang ke Kukar, Rita Widyasari Pilih Menepi dari Politik

12 Juni 2026 - 22:24 WITA

Rita Widyasari

Di LK II HMI Kukar, Arief Rosyid Ajak Kader Kawal Ekonomi Berbasis Pasal 33

12 Juni 2026 - 14:59 WITA

LK II HMI Kukar

Konvensi Media Siber di Samarinda Bahas Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik

12 Juni 2026 - 14:53 WITA

Konvensi Media Siber Samarinda

Berangkat dari Samarinda, 40 Kg Sabu dan 157 Cartridge Etomidate Diungkap di Parepare

11 Juni 2026 - 19:20 WITA

sabu Parepare

Pertamax Rp16.650 per Liter, Ojol Tenggarong: Beban Tambah, Pendapatan Tak Naik

11 Juni 2026 - 16:05 WITA

pertamax

Harga Pertamax Naik, Akademisi Minta Pemerintah Jaga Daya Beli Lewat Operasi Pasar

11 Juni 2026 - 15:59 WITA

pertamax naik
Trending di Ekonomi