Menu ✖

Mode Gelap

Distanak Kukar · 9 Sep 2025 13:07 WITA

Petani Kota Bangun Darat Hadapi Masalah Irigasi dan Alih Fungsi Lahan


Petani Kota Bangun Darat Hadapi Masalah Irigasi dan Alih Fungsi Lahan Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kondisi saluran irigasi di sejumlah desa di Kecamatan Kota Bangun Darat, Kutai Kartanegara, masih menjadi tantangan bagi petani. Beberapa saluran sudah tertutup, sementara yang lain masih berfungsi dengan baik.

Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kota Bangun dan Kota Bangun Darat, Iffan Manosa, mengatakan salah satu contoh persoalan terjadi di Desa Sarinadi. Ketika musim hujan, banjir sering melanda sawah akibat aliran air dari kawasan hutan tanaman industri di bagian hulu.

“Kalau hujan, airnya langsung turun ke sawah. Tapi banjirnya tidak lama, paling dua sampai tiga hari sudah kering,” kata Iffan, Selasa, 9 September 2025.

Ia menilai perbaikan irigasi menjadi kebutuhan mendesak agar petani bisa mengelola lahan secara optimal.

“Saluran irigasi harus ada penambahan supaya air bisa lebih terkendali,” ujarnya.

Selain masalah irigasi, petani juga menghadapi tantangan berkurangnya luas lahan produktif akibat alih fungsi.

“Ada lahan sawah yang berubah menjadi kebun sawit. Di Desa Wonosari, ada pula lahan yang terkena dampak limbah batubara, sehingga tanahnya tidak bisa ditanami,” kata Iffan.

Menurutnya, kombinasi persoalan irigasi, banjir musiman, dan alih fungsi lahan berpotensi mengurangi produktivitas pertanian di Kota Bangun Darat. Ia berharap ke depan ada perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur pertanian serta menjaga keberlanjutan lahan sawah yang tersisa.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Luka Bakar Lebih dari 75 Persen, Ustaz Hamri Nor Meninggal Setelah Dirawat di ICU

14 Oktober 2026 - 21:39 WITA

Jelang Porprov Kaltim, Dispora Kukar Matangkan Persiapan Atlet dan Fasilitas Latihan

14 Oktober 2026 - 20:32 WITA

HUT ke-61 Bankaltimtara, Bupati Kukar Harap Dividen Meningkat dan Layanan Makin Luas

14 Oktober 2026 - 17:14 WITA

Dua Anak Tewas dalam Kebakaran Jalan Delta Tenggarong, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar

14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

Kenangan Terakhir Dua Bocah Korban Kebakaran Jalan Delta Tenggarong, Rajin Mengaji dan Ingin Segera Disunat

14 Oktober 2026 - 13:23 WITA

Kebakaran Gang Karya Tenggarong Tewaskan Dua Anak

14 Oktober 2026 - 02:27 WITA

Trending di Peristiwa