okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kelurahan Mangkurawang, Yuhardiansyah, mengungkapkan bahwa petani di wilayahnya telah menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk penyerapan hasil panen. Dari kerja sama tersebut, Bulog berhasil menyerap gabah kering panen (GKP) sebanyak 97 ton.
Menurut Yuhardiansyah, harga yang ditetapkan dalam serapan gabah ini cukup menguntungkan bagi petani. “Bulog menyerap gabah kering panen dengan harga Rp6.500 per kilogram. Ini menjadi langkah positif karena petani mendapat kepastian pasar dan harga yang stabil,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan Bulog sebagai mitra strategis sangat membantu petani dalam menjaga keberlanjutan usaha tani, terutama saat musim panen raya ketika harga di pasaran kerap berfluktuasi. Dengan adanya serapan gabah, petani tidak khawatir hasil panen mereka tidak terserap.
Lebih lanjut, Yuhardiansyah berharap agar kerja sama ini bisa terus berjalan bahkan ditingkatkan di masa mendatang.
“Kami berharap agar penyerapan gabah oleh pihak Bulog tetap berlanjut, sehingga petani bisa lebih tenang dalam menjalankan usaha taninya,” tambahnya.
Kerja sama dengan Bulog ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan daerah. Pasalnya, selain menjaga kesejahteraan petani, stok beras yang dikelola Bulog juga bisa menjadi penopang kebutuhan masyarakat Kukar dan daerah sekitarnya.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)








