okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri. Di bawah kepemimpinan Eka Yuyun Noorliany, para anggota aktif melakukan kegiatan penghijauan dengan memanfaatkan lahan sekitar kantor dan bahan sederhana yang ramah lingkungan.
Ketua DWP UP DLHK Kukar, Eka Yuyun Noorliany, mengatakan bahwa selain menanam sayur-sayuran seperti cabai dan terong, pihaknya juga menata area sekitar sekretariat dengan berbagai tanaman hias. “Di sisi lain kami menanam tanaman hias, karena sekretariat kami berada di tengah area kantor. Jadi di sebelah yang berdekatan dengan ruangan kantor kami tanami tanaman seperti lidah buaya, kaktus, dan tanaman buah gentil, serta beberapa jenis tanaman lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara bertahap karena menyesuaikan waktu dan tenaga para anggota. “Kami melakukannya pelan-pelan, karena tenaga kami juga terbatas. Kami harus menyelesaikan tugas rumah tangga terlebih dahulu, baru sebagian dari kami datang ke kantor untuk bersama-sama mengerjakan kegiatan ini,” jelasnya.
Yuyun juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak bersifat wajib penuh, melainkan dilakukan dengan sistem bergiliran agar tidak membebani anggota. “Kami tidak bisa memaksa semua anggota untuk hadir setiap hari. Jadi kami lakukan secara bergiliran, yang penting kegiatan tetap berjalan,” tambahnya.
Selain fokus pada penghijauan, DWP UP DLHK Kukar juga gencar mengampanyekan kesadaran lingkungan kepada masyarakat. Mereka ingin menularkan semangat menjaga kebersihan dan kelestarian alam kepada warga di sekitar Kutai Kartanegara.
“Selain kegiatan penanaman, kami juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Hal kecil seperti memilah sampah dan menanam tanaman di halaman rumah bisa berdampak besar jika dilakukan bersama,” tutur Yuyun.
Melalui kegiatan ini, DWP UP DLHK Kukar berharap bisa menjadi contoh bagi organisasi perempuan lainnya di Kukar untuk aktif berkontribusi menjaga lingkungan. “Kami ingin menunjukkan bahwa Dharma Wanita tidak hanya berperan di rumah tangga, tapi juga bisa menjadi bagian dari gerakan perubahan menuju Kukar yang lebih hijau dan lestari,” pungkas Yuyun penuh semangat. (ADV/dlhkkukar/atr)








