okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kutai Kartanegara, Rendi Solihin, mulai menyegarkan struktur partai di tingkat kecamatan dengan mendorong masuknya mayoritas kader muda. Langkah itu disebut sebagai bagian dari konsolidasi internal untuk memperkuat mesin politik menghadapi 2029.
Penyegaran tersebut dilakukan melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDIP Kukar yang digelar di Gedung Puteri Karang Melenu, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang. Forum ini menjadi ajang evaluasi sekaligus regenerasi kepengurusan Pengurus Anak Cabang (PAC) di 20 kecamatan.
Rendi Solihin mengatakan, sebagian pengurus lama tetap melanjutkan tugas, sementara lainnya didorong naik ke struktur DPC. Posisi yang kosong kemudian diisi kader-kader baru.
“Kegiatan ini pada dasarnya untuk melakukan penyegaran kepengurusan PAC. Ada yang tetap melanjutkan, ada juga yang kami dorong naik ke DPC, sehingga diisi oleh kader-kader baru,” ujarnya.
Menurut dia, komposisi kepengurusan baru kini didominasi kalangan muda. Kehadiran mereka diharapkan membawa energi dan semangat baru dalam perjuangan politik partai di daerah.
“Mayoritas pengurus yang masuk saat ini adalah anak-anak muda, sehingga diharapkan bisa membawa semangat baru dalam perjuangan partai di Kutai Kartanegara,” katanya.
Rendi menilai generasi muda perlu didorong memahami politik sejak dini. Sebab, banyak kebijakan pemerintah yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
“Kami menyiapkan wajah-wajah baru, termasuk generasi muda yang mulai kami dorong untuk melek politik sejak dini,” ucapnya.
Dalam arahannya, ia juga menegaskan garis perjuangan partai yang tidak mengenal politik dua kaki. Seluruh kader, termasuk anggota fraksi, diminta aktif turun langsung ke masyarakat.
“PDI Perjuangan bukan partai transit. Kami tidak mengenal politik dua kaki. Seluruh kader harus hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, fokus utama partai saat ini bukan pada rivalitas politik, melainkan memperkuat basis akar rumput. Menurutnya, kemenangan ke depan ditentukan oleh kedekatan dengan masyarakat dan kemampuan menjawab persoalan yang ada.
“Fokus kami memperkuat basis akar rumput. Kunci kemenangan adalah hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi, dan memberikan solusi,” jelasnya.
Menghadapi dinamika pembangunan daerah, termasuk kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN), Rendi menyatakan PDIP Kukar siap menghadapi kontestasi mendatang dengan soliditas yang utuh.
“Dengan berbagai skema pembangunan yang ada, termasuk kehadiran IKN, kami siap menghadapi kontestasi ke depan dengan soliditas yang utuh,” pungkasnya.








