Menu

Mode Gelap

Advertorial · 22 Sep 2025 19:08 WITA

Bupati Kukar Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan di Panen Raya Padi Sawah


Peserta Rembug KTNA Nasional 2025 mengikuti panen raya padi sawah di Kelurahan Mangkurawang, Tenggarong, Sabtu (20/9/2025). (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Peserta Rembug KTNA Nasional 2025 mengikuti panen raya padi sawah di Kelurahan Mangkurawang, Tenggarong, Sabtu (20/9/2025). (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menghadiri panen raya padi sawah sekaligus dialog Kelompencapir Reborn di Kelurahan Mangkurawang, Tenggarong, Sabtu (20/9/2025). Pada kesempatan tersebut, Aulia juga menyerahkan bantuan alat pertanian kepada sejumlah kelompok tani.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Rembug Utama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional ke-54 yang mengusung tema Transformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan. Hadir dalam acara itu perwakilan Kementerian Pertanian, sejumlah kepala daerah se-Indonesia, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Siti Farisyah Yana, Forkopimda Kukar, Ketua KTNA Kukar Edi Damansyah, serta kontingen KTNA Nasional dari berbagai provinsi.

Dalam sambutannya, Aulia menegaskan bahwa hasil panen kali ini memperkuat posisi Kukar sebagai lumbung pangan utama di Kalimantan Timur. “Hingga saat ini Kabupaten Kutai Kartanegara telah memberikan kontribusi signifikan terhadap penyediaan pangan, khususnya padi, di Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya.

Merujuk data BPS Kaltim 2024, Aulia menjelaskan luas panen padi di Kukar mencapai 26.744,87 hektare atau 46,80 persen dari total luas panen padi di Kaltim sebesar 57.143,29 hektare. Sementara itu, produksi gabah kering giling (GKG) di Kukar tercatat 115,10 ribu ton, atau menyumbang 50,71 persen dari total produksi GKG provinsi.

Aulia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen memperkuat pembangunan pertanian dalam arti luas. Fokus tersebut akan diarahkan melalui program Kukar Idaman Terbaik yang menekankan aspek inovatif, berdaya saing, mandiri, terbukti, berprestasi, dan kerja nyata. “Program ini akan menjadi arah kebijakan untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.

Usai panen raya, acara dilanjutkan dengan Dialog Kelompencapir Reborn. Forum ini menjadi wadah komunikasi antara pemerintah, petani, nelayan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk saling bertukar informasi, khususnya terkait modernisasi pertanian. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sabu Disembunyikan di Rumah Walet, Pria di Muara Kaman Ditangkap Polisi

18 April 2026 - 18:10 WITA

sabu muara kaman

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Kratom Jadi Sumber Duit Baru, Kukar Produksi Ratusan Ton, Kaltara Siap Ikut

17 April 2026 - 17:48 WITA

kratom kukar

60 Persen Wilayah Batuah Masuk Kawasan IKN, Warga Diminta Patuhi Penertiban Hutan

17 April 2026 - 16:02 WITA

desa batuah

Sempat Ditutup karena Limbah, SPPG di Kukar Kini Beroperasi Lagi, Sudah Aman?

17 April 2026 - 15:16 WITA

SPPG Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar
Trending di Pemerintahan