Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 23 Jul 2025 15:34 WITA

DKP Kukar Fokus Lestarikan Pesut Mahakam, Restocking dan Edukasi Jadi Strategi Utama


DKP Kukar Fokus Lestarikan Pesut Mahakam, Restocking dan Edukasi Jadi Strategi Utama Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus berupaya menjaga kelestarian satwa endemik yang terancam punah, yakni Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris). Spesies langka ini menjadi perhatian khusus baik pemerintah daerah maupun pusat, mengingat populasinya yang semakin menurun akibat kerusakan habitat dan aktivitas manusia.

Kepala DKP Kukar, Muslik, menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan kawasan konservasi pesut Mahakam di wilayah perairan Desa Pela dan sekitarnya. Kawasan ini menjadi salah satu habitat penting dalam upaya mempertahankan populasi pesut yang terkenal akan jelajahnya yang luas di sepanjang Sungai Mahakam.

“Wilayah jelajah pesut Mahakam sangat luas, karena itu pelestarian tidak cukup hanya di satu titik. Salah satu langkah yang kami lakukan adalah restocking atau penebaran ikan untuk menjaga rantai makanan alami pesut,” ungkap Muslik.

Selain menambah populasi ikan sebagai pakan alami, Pemkab Kukar juga aktif melakukan pengawasan terhadap aktivitas penangkapan ikan yang menggunakan alat tangkap berbahaya seperti setrum, racun, atau bom ikan. Praktik tersebut tidak hanya merusak ekosistem perairan tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup pesut Mahakam.

“Kami terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak menggunakan alat tangkap yang merusak lingkungan. Kalau ekosistem rusak, pesut akan kehilangan habitatnya,” tegas Muslik.

Pemerintah juga menggandeng komunitas lokal, nelayan, dan perangkat desa untuk turut serta menjaga kawasan perairan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keberadaan satwa yang dilindungi ini.

Muslik menambahkan bahwa pelestarian pesut Mahakam tidak hanya berdampak ekologis, tapi juga membuka peluang ekonomi melalui pengembangan wisata edukatif dan ekowisata berbasis konservasi.

“Kita ingin pelestarian ini juga membawa manfaat bagi masyarakat, termasuk melalui potensi wisata yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Upaya pelestarian pesut Mahakam ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kukar dalam menjaga keanekaragaman hayati Sungai Mahakam dan mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Lestarikan Tradisi Beseprah

24 September 2026 - 15:03 WITA

Beseprah Erau 2026, Bupati Kukar Ingin Tradisi Makan Bersama Lebih Dekat dengan Rakyat

24 September 2026 - 12:14 WITA

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Diberi Gelar Pangeran Kelana Panji Wira oleh Kesultanan Kutai

24 September 2026 - 10:45 WITA

Aulia Dukung Pengalihan PPPK Paruh Waktu, Soroti Kepastian Anggaran Gaji

23 September 2026 - 21:38 WITA

Utang Rp820 Miliar ke Bankaltimtara Lunas, Pemkab Kukar Fokus Penataan Administrasi

23 September 2026 - 21:12 WITA

Target Kunjungan Erau 2026 Naik 100 Persen, Dispar Kukar Andalkan Ragam Agenda

23 September 2026 - 17:55 WITA

Trending di Advertorial