Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 13 Okt 2025 15:52 WITA

Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Dorong Ekonomi Warga dan Kurangi Beban TPA


 Poster edukasi gerakan memilah sampah dari rumah untuk mengurangi beban lingkungan. (Istimewa) Perbesar

Poster edukasi gerakan memilah sampah dari rumah untuk mengurangi beban lingkungan. (Istimewa)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kesadaran masyarakat untuk pilah sampah dari rumah menjadi langkah awal penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ketua Forum Bank Sampah Kutai Kartanegara (Kukar), Nurdin, mengingatkan bahwa kebiasaan memilah sampah dapat menjadi gerakan nyata yang berdampak luas bagi lingkungan dan ekonomi warga.

Menurut Nurdin, momentum peringatan World Clean Up Day (WCD) 2025 harus dimaknai lebih dari sekadar kegiatan tahunan. Ia menegaskan, WCD adalah pengingat bagi seluruh elemen masyarakat agar tidak hanya membersihkan lingkungan sesaat, tetapi juga menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan sejak dari rumah.

“Harapan saya, semoga yang hadir hari ini tergerak hatinya untuk mulai peduli. Setidaknya mulai dari rumah dan lingkungan sendiri,” ujarnya kepada okeborneo.com, Minggu (13/10/2025).

Ia menilai, keberhasilan pengelolaan sampah bergantung pada partisipasi masyarakat di tingkat rumah tangga. Melalui gerakan bank sampah, warga tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari hasil daur ulang.

“Mulailah dari diri sendiri. Jangan malu memungut sampah, karena sampah itu bukan sesuatu yang jorok, melainkan bernilai. Sampah itu adalah rezeki kita,” tegasnya.

Meski begitu, Nurdin tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan di lapangan. Keterbatasan armada pengangkutan dan sarana pendukung masih menjadi kendala utama. Namun, ia mengapresiasi semangat para pengurus bank sampah yang tetap konsisten menjalankan kegiatan pengumpulan dan pemilahan sampah, bahkan dengan peralatan seadanya.

“Banyak kelompok yang rela menggunakan kendaraan pribadi untuk mengangkut hasil daur ulang. Itu bentuk kepedulian yang luar biasa,” katanya.

Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah, terutama dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, terus berlanjut melalui penyediaan fasilitas, pelatihan, dan pembinaan bagi pengurus bank sampah.

“Kalau semua pihak ikut mendukung, saya yakin bank sampah bisa menjadi motor penggerak utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Nurdin. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Arbizz Space Batasi Wahana Permainan, Maksimal 40 Unit saat Akhir Pekan

28 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Pemkab Kukar Alokasikan Anggaran Umrah Gratis bagi Pemuka Agama Mulai 2027

28 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Kukar Idaman Terbaik Dorong Solusi Air Bersih hingga Wilayah Pesisir

28 Oktober 2026 - 14:47 WITA

RT-KU Terbaik Jadi Langkah Kukar Perkuat Infrastruktur Digital hingga Permukiman

28 Oktober 2026 - 14:31 WITA

Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Terlibat Aktif dalam Pembangunan

28 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Tabang Masih Kerap Padam, Bupati Kukar Dorong Pemerataan Manfaat Batu Bara Lewat PLTU

27 Oktober 2026 - 20:26 WITA

Trending di Advertorial