okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Jalan penghubung antara Kelurahan Sanga Sanga Dalam dan Kelurahan Pendingin kembali mengalami longsor. Camat Sanga Sanga, Dachriansyah, membenarkan bahwa insiden ini terjadi di jalur utama yang menjadi akses vital bagi ribuan warga di dua kelurahan tersebut.
“Jalan yang longsor ini sangat penting karena menghubungkan dua wilayah padat penduduk. Di Sanga Sanga Dalam ada sekitar 5.000 jiwa, dan di Pendingin sekitar 2.500 jiwa,” jelas Dachriansyah.
Diketahui, penanganan sementara atas kerusakan jalan tersebut telah dilakukan oleh pihak perusahaan, yakni PT Indomining. Jalur tersebut pun kini sudah dapat dilalui kembali, meskipun tetap dalam kondisi yang harus diwaspadai.
“Perusahaan sudah turun tangan memperbaiki, dan jalan kini sudah bisa dilintasi. Tapi saya imbau masyarakat tetap berhati-hati, khususnya pengemudi kendaraan berat,” ujarnya.
Camat Dachriansyah menyebut, selain menjadi jalur utama warga, jalan ini juga kerap dilewati kendaraan tambang dengan muatan besar. Kombinasi beban berlebih dan curah hujan tinggi menjadi penyebab utama kerusakan dan longsor yang berulang.
“Sebelumnya jalan ini dibeton dan sangat bagus. Tapi longsor terjadi karena struktur tanah tergerus hujan dan beban kendaraan berat yang melintasi terus-menerus,” ungkapnya
Dachri menambahkan, kejadian ini bukan kali pertama. Longsor sebelumnya juga pernah terjadi dan telah dibahas dalam pertemuan bersama DPRD Kukar dan pihak terkait. Peninjauan langsung juga telah dilakukan oleh Wakil Bupati Kukar, sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi tersebut.
“Kita minta penanganan yang lebih permanen dan memperhatikan aspek keselamatan. Jangan sampai keberadaan perusahaan justru membawa dampak kerugian, baik bagi masyarakat maupun daerah,” tegasnya.
Pemerintah daerah, lanjut Dachri, tetap berkomitmen pada peningkatan konektivitas dan infrastruktur wilayah. Namun, perusahaan yang beroperasi di sekitar kawasan harus turut bertanggung jawab menjaga fasilitas umum, terutama jika aktivitas mereka berdampak langsung terhadap kondisi jalan.
Ia berharap penanganan berikutnya dilakukan dengan perencanaan yang matang agar kejadian serupa tidak terulang, serta memberikan rasa aman bagi pengendara yang setiap hari melintasi jalur tersebut.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)








