Menu

Mode Gelap

Sosial · 10 Mar 2022 19:00 WITA

Jalin Kerjasama Dengan Swasta, Damkar Samarinda Gandeng PT Konsuil Perdana Indonesia


Jalin Kerjasama Dengan Swasta, Damkar Samarinda Gandeng PT Konsuil Perdana Indonesia Perbesar

okeborneo.com, SAMARINDA — PT Konsuil Perdana Indonesia Wilayah Kaltim-Kaltara jalin kerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda untuk program inspeksi instalasi listrik.

General Manager PT Konsuil Perdana Indonesia Wilayah Kaltim-Kaltara Sunarno mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini melalui Damkar untuk melakukan audit instalasi listrik untuk memeriksa kelayakan instalasi di rumah-rumah penduduk.

“Jadi tujuannya untuk mengetahui apakah layak atau tidak instalasi listrik yang mereka punya,” ucapnya.

Namun dalam pelaksanaannya Sunarno menjelaskan ada persyaratan, misalnya penambang kabel, kabel, kemudian pembumian, semuanya harus lengkap dan jika ditemukan kondisi tidak layak akan langsung disampaikan ke Damkar untuk instalasi tersebut direvisi.

“Jadi ada tahapannya yakni audit dan revisi oleh instalatur. Setelah direvisi kami periksa lagi untuk mendapatkan sertifikat layak operasi,” katanya

Lebih lanjut dibeberkan Sunarno,jika sudah layak baru diterbitkan sertifikatnya. Itupun sekarang semuanya serba online, karena saat ini ada ketentuannya untuk mendapatkan sertifikat layak operasi.

“Jadi itu harus ada Nomor Identitas Instalasi (NIDI). Selanjutnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) akan diproses jika sudah memiliki NIDI dan itu semuanya sistem online,” jelasnya.

Jadi sekarang instalator itu sama dengan pihaknya karena pihaknya juga punya tenaga pemeriksa bersertifikat, verifikator, penanggung jawab teknik dan sebagainya.

Selain itu, lanjut Sunarno, ada beberapa indikator penilaian,yakni instalasi itu harus ada gambarnya dan jumlah penambang kabel.

“Misalnya untuk kotak yang di dalam rumah untuk menuju meteran PLN itu penambangnya harus besar. Ada ukurannya jadi tidak sembarangan,” ungkapnya.

Disinggung mengenai pemantik terjadinya kebakaran, Sunarno kembali menjelaskan penyebab kebakaran itu biasanya orang menyebut korsleting listrik.

“Sebetulnya kalau ada korslet hubung pendek itu MCB yang di depan akan mati. Persoalannya kalau kabel itu sudah rapuh atau lama, itu ada lonjakan besar api sehingga tidak bisa memutus hubungan,” ungkapnya.

“Jadi MCB tidak akan bisa mematikan secara otomatis, makanya terjadi panas yang bisa terjadi berbulan bulan, berminggu minggu, berhari hari,” sambungnya.

Kalau hanya loncatan api kecil-kecil tidak mampu dia makanya sering terjadi kebakaran. Lalu sambungan listrik yang tidak benar atau tidak kencang sehingga terjadi loncatan. Atau kabelnya tidak tahan panas.

Listrik memanglah sangat besar manfaat bagi manusia namun jika penggunaanya disalahgunakan, dapat menimbulkan kerugian.

Dijelaskannya pula beberapa tahapan masyarakat jika memasang instalasi listrik baru.
“Biasanya kalau orang mau masang instalasi baru, pertama harus dilakukan oleh instalator yang terdaftar. Setelah terpasang dan memiliki, NIDI tadi barulah kita periksa,” tandasnya.

“Jadi orang yang mohon ke kita untuk memeriksa kemudian kami akan melayani apabila ada permintaan sesuai biaya yang ditetapkan oleh pemerintah,” pungkasnya. (bdp/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dana Kurang Salur Rp2,4 Triliun Belum Pasti Cair, Pemkab Kukar Koreksi APBD Perubahan 2026

4 September 2026 - 17:58 WITA

Kasus ISPA di Kukar Melonjak, Tembus 9.075 Kasus Selama Agustus

4 September 2026 - 15:40 WITA

PJJ Mulai Diterapkan Hari Ini di Sejumlah Wilayah Kukar, Sekolah Diberi Fleksibilitas

3 September 2026 - 14:28 WITA

Kabut Asap Menyelimuti Kota Raja, Warga Tenggarong Cemas Aktivitas dan Kesehatan Terganggu

30 Agustus 2026 - 18:51 WITA

Aulia Sambut Keterlibatan Rita dan Edi Benahi Fasilitas Publik Kukar

27 Agustus 2026 - 15:25 WITA

Pemkab Kukar Siapkan Opsi Baru untuk Hidupkan Kembali Tangga Arung Square dan Bioskop

22 Agustus 2026 - 15:48 WITA

Trending di Entertainment