Menu ✖

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 16 Jul 2025 14:09 WITA

Kukar Matangkan Arsitektur SPBE, Siap Menyongsong Era Pemerintahan Digital 2026


Kukar Matangkan Arsitektur SPBE, Siap Menyongsong Era Pemerintahan Digital 2026 Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pondasi transformasi digital birokrasi melalui pematangan Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Bertempat di Aula Lantai 1 Bappeda Kukar, Selasa (15/7/2025), Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar sosialisasi akhir dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE, lengkap dengan pedoman manajemen risiko, manajemen layanan, serta manajemen aset Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Acara ini dibuka oleh Asisten III Sekretariat Kabupaten Kukar, Dafip Haryanto, yang menyampaikan sambutan resmi Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya komitmen dan kesungguhan seluruh perangkat daerah dalam mengimplementasikan SPBE secara utuh, bukan sekadar formalitas pemenuhan dokumen penilaian.

“SPBE bukan hanya dokumen administratif. Ini adalah strategi besar menuju birokrasi yang terbuka, responsif, dan melayani dengan efisien. Semua OPD harus benar-benar memahami dan menjalankan isi dokumen ini dengan integritas,” tegas Dafip.

Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa keberhasilan SPBE akan menjadi pijakan penting dalam mewujudkan visi Kukar Idaman Terbaik 2025–2030, khususnya dalam aspek tata kelola pemerintahan dan peningkatan profesionalisme ASN. SPBE menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem digital pemerintahan yang terpadu, aman, dan berkelanjutan.

Sosialisasi ini juga menandai kesiapan Kukar dalam menyambut perubahan paradigma menuju Pemerintahan Digital, sistem baru yang tengah disiapkan pemerintah pusat dan akan mulai diterapkan pada 2026.

“Pemerintahan Digital bukan sekadar memperluas digitalisasi layanan, tapi juga menyentuh nilai, budaya kerja, dan adaptasi birokrasi terhadap perubahan zaman. Karenanya, dokumen SPBE yang kita susun hari ini harus lentur dan adaptif,” ujarnya.

Dafip juga mengajak seluruh perangkat daerah menjadikan momentum ini sebagai lompatan besar dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan memperkuat sinergi antarunit kerja berbasis teknologi informasi.

Melalui SPBE yang terencana dan terintegrasi, Kukar menargetkan menjadi daerah dengan tata kelola pemerintahan yang modern dan berdaya saing, sekaligus siap mengakselerasi agenda transformasi digital nasional menuju 2030.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

World Tourism Day 2026, Dispar Kukar Dorong Destinasi Wisata Kembali Ramai Lewat Aksi Bersih

25 September 2026 - 18:51 WITA

Tuan Rumah MTQ Kaltim 2026, Kukar Siapkan Kafilah di 58 Cabang Lomba

25 September 2026 - 18:36 WITA

Kukar Berprestasi Kendalikan Inflasi, Aulia–Rendi Raih TPID Award 2026

25 September 2026 - 13:39 WITA

Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Lestarikan Tradisi Beseprah

24 September 2026 - 15:03 WITA

Beseprah Erau 2026, Bupati Kukar Ingin Tradisi Makan Bersama Lebih Dekat dengan Rakyat

24 September 2026 - 12:14 WITA

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Diberi Gelar Pangeran Kelana Panji Wira oleh Kesultanan Kutai

24 September 2026 - 10:45 WITA

Trending di Advertorial