Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 12 Nov 2025 00:07 WITA

Laboratorium DLHK Kukar Raih Akreditasi Nasional untuk Pengujian Air, Satu-satunya di Kaltim


 Kepala UPTD Laboratorium DLHK Kukar, Abdul Rokhim, menjelaskan capaian akreditasi nasional laboratorium pengujian air yang menjadi kebanggaan daerah. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Kepala UPTD Laboratorium DLHK Kukar, Abdul Rokhim, menjelaskan capaian akreditasi nasional laboratorium pengujian air yang menjadi kebanggaan daerah. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Laboratorium milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat prestasi membanggakan. Fasilitas ini menjadi satu-satunya laboratorium pengujian di Kalimantan Timur (Kaltim) yang telah resmi memperoleh akreditasi dari lembaga berwenang.

Capaian tersebut menegaskan posisi Laboratorium DLHK Kukar sebagai rujukan utama dalam pengawasan kualitas lingkungan, khususnya dalam pengujian air di wilayah Kaltim.

“Yang sudah terakreditasi itu laboratorium pengujian air,” ujar Kepala UPTD Laboratorium DLHK Kukar, Abdul Rokhim.

Menurut Rokhim, keberadaan laboratorium terakreditasi ini memiliki peran vital di tengah meningkatnya aktivitas industri, pertumbuhan permukiman, dan berbagai kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan pencemaran. Dengan adanya fasilitas ini, pemerintah daerah dapat lebih cepat mendeteksi sumber pencemaran, baik dari limbah rumah tangga maupun industri, sebelum dampaknya meluas ke lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Selain pengujian air, laboratorium DLHK Kukar juga telah mulai melakukan pengukuran kualitas udara ambien. Uji coba ini difokuskan pada pemantauan berbagai parameter polutan, seperti partikel debu PM10 dan PM2,5, sulfur dioksida (SO₂), nitrogen dioksida (NO₂), hingga karbon monoksida (CO).

“Keberadaan polutan-polutan itu sangat berpengaruh terhadap kualitas udara yang kita hirup sehari-hari dan memiliki dampak langsung terhadap kesehatan masyarakat,” jelas Rokhim.

Namun, ia menegaskan bahwa layanan pengujian kualitas udara tersebut saat ini masih dalam tahap verifikasi, dan belum teregistrasi secara resmi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). “Statusnya sudah terverifikasi tetapi belum teregistrasi. Artinya, kami masih menunggu pengakuan resmi agar hasil uji udara bisa diakui secara nasional,” terangnya.

Meski demikian, DLHK Kukar terus berupaya meningkatkan kapasitas laboratorium agar seluruh layanan pengujian dapat memenuhi standar nasional. Berbagai langkah dilakukan, mulai dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), penambahan peralatan modern, hingga penyesuaian dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Koordinasi dengan bidang-bidang lain di lingkungan DLHK juga terus kami perkuat agar laboratorium tidak hanya berfungsi secara teknis, tapi juga memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan lembaga nasional,” kata Rokhim.

Dengan berbagai upaya tersebut, DLHK Kukar menargetkan laboratorium pengujian udara dapat segera menyusul laboratorium pengujian air dalam memperoleh status akreditasi penuh dari KAN. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Arbizz Space Batasi Wahana Permainan, Maksimal 40 Unit saat Akhir Pekan

28 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Pemkab Kukar Alokasikan Anggaran Umrah Gratis bagi Pemuka Agama Mulai 2027

28 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Kukar Idaman Terbaik Dorong Solusi Air Bersih hingga Wilayah Pesisir

28 Oktober 2026 - 14:47 WITA

RT-KU Terbaik Jadi Langkah Kukar Perkuat Infrastruktur Digital hingga Permukiman

28 Oktober 2026 - 14:31 WITA

Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Terlibat Aktif dalam Pembangunan

28 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Tabang Masih Kerap Padam, Bupati Kukar Dorong Pemerataan Manfaat Batu Bara Lewat PLTU

27 Oktober 2026 - 20:26 WITA

Trending di Advertorial