Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 14 Jul 2025 16:57 WITA

Loa Ipuh Perkuat Peran RT dan Bank Sampah Dukung Gerakan One Zero Waste


Loa Ipuh Perkuat Peran RT dan Bank Sampah Dukung Gerakan One Zero Waste Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kelurahan Loa Ipuh menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program One Zero Waste yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara. Dengan melibatkan RT sebagai ujung tombak dan mengoptimalkan peran bank sampah, kelurahan ini bergerak aktif untuk menciptakan kawasan yang bersih dan berdaya secara ekonomi.

Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan, menegaskan bahwa penanganan sampah bukan sekadar urusan kebersihan, tetapi juga bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat. Untuk itu, pihaknya telah mengedarkan surat resmi kepada seluruh ketua RT agar mengambil peran lebih besar dalam pengelolaan sampah di lingkungannya masing-masing.

“Kami dorong RT agar menjadi motor penggerak perubahan. Penanganan sampah harus dimulai dari level paling bawah, dan itu ada di tangan RT,” ujar Erri.

Dana penanganan sampah bersumber dari bantuan RT dan langsung dikelola oleh masing-masing kelompok. Salah satu fokus utama adalah memperkuat sistem bank sampah, yang tidak hanya berfungsi mengurangi timbulan sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

Hingga saat ini, terdapat enam bank sampah aktif di wilayah Kelurahan Loa Ipuh. Di antaranya Bank Sampah Seroja di Jalan Selendreng, Bank Sampah Mangkuraja 1 yang dikelola anak muda, serta Bank Sampah Rotok Etam dan beberapa lainnya yang tersebar di berbagai lingkungan.

“Bank-bank sampah ini bukan hanya wadah pengumpulan, tapi juga tempat edukasi dan produksi barang bernilai dari limbah. Kami ingin sampah bisa jadi berkah bagi masyarakat,” jelas Erri.

Lebih dari sekadar program kebersihan, gerakan One Zero Waste menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Loa Ipuh menjadi salah satu kelurahan yang cukup progresif dalam menerjemahkan semangat tersebut ke dalam aksi nyata di lapangan.

“Target kita bukan hanya lingkungan bersih, tapi juga masyarakat yang makin peduli dan mampu mengelola sampah jadi nilai tambah. Ini langkah kecil menuju perubahan besar,” tutupnya.

Program One Zero Waste sendiri dirancang untuk menjangkau seluruh desa dan kelurahan di Kukar, dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan sebagai kunci keberhasilannya.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pendapatan Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan

11 September 2026 - 12:20 WITA

DPRD Kukar Dorong Penelusuran Alur Dana Honor Guru Non-ASN hingga BPKAD

11 September 2026 - 12:18 WITA

Honor Guru Non-ASN Kukar Tertunda Tiga Bulan, Disdikbud Minta Sekolah Segera Validasi Data

10 September 2026 - 15:22 WITA

Beseprah Kukar Resmi Jadi WBTB, Tradisi Kesetaraan Didorong Tetap Lestari

10 September 2026 - 15:05 WITA

Distanak Kukar Ungkap Alasan Benih Padi Ditebar Langsung di Danau Semayang

9 September 2026 - 17:33 WITA

Sidang Kasus Etomidate Mantan Kasat Narkoba Kukar, Jaksa Hadirkan Tiga Saksi

9 September 2026 - 15:58 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru