okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Setelah melakukan relokasi para pedagang ke tempat sementara di Lapangan Pemuda, pengerjaan pembangunan pasar Tenggarong yang berkonsep semi modern di terus dilanjutkan.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengucurkan dana segar sebesar Rp 250 miliar untuk tahap kedua pembangunan. Kepala DPU Kukar, Wiyono menyebutkan tahap kedua ini dilanjutkan setelah para pedagang direlokasi beberapa waktu lalu ke tempat sementara.
“Pembangunan pasar Tenggarong saat ini memasuki tahap kedua setelah sebelumnya pedagang direlokasi ke pasar sementara di Lapangan Pemuda,” katanya, Rabu (27/3/2024).
Sedangkan lelang pasar Tenggarong sudah ditetapkan sekitar 25 hari, sehingga diharapkan kontraknya bakal segera ditandatangani supaya pengerjaan bisa berjalan di bulan April 2024. “Diperkirakan pengerjaan akan berlangsung hingga Desember 2024,” ujarnya.
Dalam proses pengerjaannya, nantinya akan di fokuskan kepada bagian tengah pasar, mengingat membutuhkan lahan yang luas untuk manuver alat dan materialnya. Walaupun anggaran yang disiapkan sebenyak Rp 250 miliar, Wiyono memastikan anggaran tersebut belum sepenuhnya digunakan, namun tetap berpotensi ada penambahan dan perubahan sesuai dengan perkembangan proyek.
“Kami berharap, Pasar Tangga Arung dapat difungsikan pada tahun 2025,” harap Wiyono.
Meski terdapat beberapa kekurangan, diharapkan pasar tersebut dapat menjadi representatif dan siap digunakan pada awal tahun 2025. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur dan pelayanan bagi masyarakat di Kukar.” tutupnya. (adv/diskominfokukar/atr/ob1)








