Menu ✖

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 13 Agu 2025 17:16 WITA

Muara Badak Kembangkan Industri Perikanan dan Rumput Laut untuk Dongkrak Ekonomi Pesisir


 Muara Badak Kembangkan Industri Perikanan dan Rumput Laut untuk Dongkrak Ekonomi Pesisir Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Muara Badak terus memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra perikanan penting di Kabupaten Kutai Kartanegara. Camat Muara Badak, Arpan, menyebutkan bahwa wilayah pesisir ini memiliki kekayaan alam yang berlimpah, terutama di sektor perikanan, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

“Masyarakat di sini menggantungkan hidup dari tambak udang, bagang, hingga budidaya kerang darah yang bahkan sudah menembus pasar ekspor,” ungkap Arpan, Rabu (13/8/2025).

Meski memiliki potensi besar, sektor perikanan Muara Badak juga dihadapkan pada tantangan lingkungan, seperti pencemaran air tambak yang dapat mengurangi produktivitas. Pemerintah kecamatan, kata Arpan, mendorong penanganan cepat agar produksi dapat kembali maksimal.

Langkah strategis lain yang dilakukan adalah pembangunan pabrik pengolahan rumput laut di Muara Badak. Selama ini, hasil panen rumput laut umumnya dijual mentah ke luar daerah seperti Makassar dan Sulawesi. Dengan adanya pabrik, nelayan kini memiliki peluang mengolah hasil laut menjadi produk bernilai tambah seperti jelly, kosmetik, hingga makanan ringan.

“Dengan pengolahan lokal, masyarakat tidak hanya menjual bahan baku, tetapi juga memperoleh keuntungan lebih dari produk jadi,” jelasnya.

Keberadaan pabrik tersebut juga membuka lapangan kerja baru dan kemitraan bagi usaha kecil di sekitar wilayah pesisir. Menurut Arpan, inisiatif ini akan memperkuat daya saing ekonomi Muara Badak secara berkelanjutan.

Arpan optimistis, dengan dukungan pemerintah, infrastruktur pendukung, serta partisipasi aktif warga, Muara Badak dapat menjadi contoh keberhasilan pengelolaan potensi kelautan di Kukar. Ia berharap akan ada tambahan program pendampingan, pelatihan, dan dukungan permodalan bagi pelaku usaha perikanan, sehingga mereka semakin mandiri.

“Potensi ini adalah aset nyata. Jika kita kelola dengan baik, manfaatnya akan sangat besar bagi kesejahteraan masyarakat pesisir,” pungkasnya.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 106 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MTQH XLVI Kaltim 2026, Pemkab Kukar Pastikan Kesiapan Akomodasi Seluruh Kafilah

3 November 2026 - 15:58 WITA

Pemanfaatan Waduk Lama Jadi Opsi Tambahan Pasokan Air Bersih untuk Warga Samboja

3 November 2026 - 15:50 WITA

Jam Bentong Tenggarong Disiapkan Jadi Museum Digital, Dispar Kukar Dorong Ruang Promosi Kreatif

3 November 2026 - 15:48 WITA

400 Titik LPJU di Anggana Mati, DPRD Kukar Siapkan RDP dengan OPD Terkait

3 November 2026 - 15:47 WITA

Kukar Siap Kerja Jadi Jalan Tingkatkan Kesejahteraan, Prioritaskan Masyarakat Desil 1–5

3 November 2026 - 15:44 WITA

Revitalisasi Pengelolaan Pantai Tanah Merah, Rendi Solihin Dorong Wisata Berkontribusi bagi PAD

2 November 2026 - 17:27 WITA

Trending di Advertorial