okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pelarian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A Tenggarong atas nama Sucipto pun berakhir. Ia telah diringkus saat hendak melakukan perjalanan dari Samarinda menuju Balikpapan dengan berjalan kaki melintasi jalan Tol Samarinda – Balikpapan. Penangkapan tersebut dilakukan oleh Polsek Palaran, Samarinda. Pada pukul 20.30 Wita, Rabu (4/1/2023).
“Alhamdulillah WBP atas nama Sucipto sudah ditangkap kembali, ini berkat kita menyebarkan luaskan foto DPO ke masyarakat ” kata Kepala Lapas Kelas II A Tenggarong, Agus Dwirijanto, Kamis (4/1/2023).
Agus menyebutkan, awalnya petugas security pintu TOL Samarinda – Balikpapan mencurigai ada salah satu pria yang melakukan perjalanan kaki melintasi pintu TOL. Kemudian petugas tersebut menghampiri Sucipto untuk memastikan arahnya mau kemana dengan berjalan kaki.
“Kebetulan pada saat itu Sucipto memang mau menumpang salah satu truk untuk menuju Balikpapan, ” sebut Agus.
Kemudian, Lanjut Agus, dari salah satu security itu mencurigai dengan gerak gerik Sucipto dan mengenali Sucipto melalui foto-foto yang disebarkan di media sosial. Lalu, security tersebut berusaha membujuk Sucipto untuk beristirahat sebentar di pos security.
“Setelah berhasil membujuk Sucipto akhirnya pihak security berkoordinasi dengan Polsek Palaran untuk segera datang untuk memastikan dan ternyata benar itu WBP yang kabur, ” ucapnya.
Agus mengungkapkan kondisi Sucipto saat ditemukan dalam keadaan lemas dan juga mengidap sakit batu ginjal. Setelah berhasil diamankan kini Sucipto telah kembali ke Lapas Kelas II A Tenggarong. “Sekarang di sel isolasi, kami akan isolasi selama enam hari, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dan terancam tidak mendapat remisi selama satu tahun, ” pungkas Agus. (atr/ob1/ef)









