okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Komitmen Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri dalam memperkuat sektor pertanian kembali ditegaskan saat berdialog langsung dengan para petani di Kelurahan Maluhu. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan pentingnya menjaga semangat pertanian sekaligus mendorong regenerasi petani muda demi keberlanjutan penyediaan pangan di Kukar.
“Kita tidak hanya ingin mempertahankan yang sudah ada, tetapi juga meningkatkan kualitas dan memperluas dampaknya. Itulah semangat Kukar Idaman Terbaik,” ucap Aulia.
Salah satu kebutuhan krusial yang diungkap petani adalah persoalan pengairan. Menyikapi hal tersebut, Aulia mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Dandim 0906/Kukar untuk penempatan sumur bor bertenaga surya. Ia berharap, Kelurahan Maluhu menjadi salah satu lokasi prioritas.
Namun, tantangan pertanian Kukar tak hanya pada aspek teknis. Bupati menyoroti urgensi menjaga eksistensi lahan pertanian yang tergerus alih fungsi, serta menciptakan generasi baru petani.
“Kita butuh petani-petani muda. Ini PR besar kita bersama. Kita ingin pemuda bangga menjadi petani. Bangga menjadi penyedia pangan,” tegasnya.
Bupati Aulia juga menekankan pentingnya turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pembangunan sektor pertanian tidak bisa disusun dari balik meja saja, tetapi harus berdasarkan aspirasi langsung para pelakunya.
“Kita akan penuhi kebutuhan riil mereka. Termasuk peningkatan kapasitas petani dan tenaga penyuluh lapangan (PPL). Semua harus bergerak bersama,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa, kelompok tani, dan pemuda, untuk menjadikan pertanian sebagai sektor strategis yang membanggakan dan berdaya saing.
“Menjadi petani bukan pilihan terakhir, tapi pilihan terhormat. Karena dari tangan petani, masyarakat bisa makan,” tutupnya.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)








