okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) terus memperkuat infrastruktur pertanian di tahun 2025. Salah satu fokus utama adalah pembangunan jaringan irigasi sepanjang 13 kilometer yang tersebar di enam kecamatan strategis.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Distanak Kukar, Moh Rifani, menyebutkan bahwa pembangunan irigasi ini turut dilengkapi dengan fasilitas pendukung berupa pintu air dan dump parit guna memastikan distribusi air ke lahan pertanian berjalan optimal.
“Target kami tahun ini membangun jaringan irigasi sekitar 13 kilometer. Kami lengkapi juga dengan pintu air dan dump parit, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lokasi,” jelas Rifani.
Adapun wilayah yang menjadi sasaran proyek ini meliputi Kecamatan Muara Kaman, Sebulu, Kota Bangun, Anggana, Samboja, dan Marang Kayu. Wilayah-wilayah ini dinilai memiliki potensi pertanian yang tinggi serta kebutuhan mendesak akan sistem pengairan yang andal.
Distanak Kukar mengalokasikan anggaran sebesar Rp75 miliar pada tahun ini untuk pembangunan sarana dan prasarana pertanian secara keseluruhan. Dana tersebut mencakup pengembangan jaringan irigasi, jalan usaha tani, serta fasilitas pendukung lainnya demi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Kami berharap infrastruktur yang dibangun bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh para petani, dan mendukung target swasembada pangan daerah,” pungkas Rifani.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)








