okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ketua Kelompok Tani Maju Sejahtera, Eko Sutrisno, kembali menyuarakan harapan para petani di wilayahnya terhadap bantuan sarana dan prasarana pertanian. Menurutnya, meskipun sejumlah bantuan telah diterima, masih ada kebutuhan penting yang perlu menjadi prioritas, khususnya alat dan mesin pertanian (alsintan) berskala besar serta upaya perbaikan kualitas tanah.
“Bantuan yang kami harapkan dan belum banyak tersedia saat ini antara lain retavator atau mesin bajak sawah yang besar, kombin, alkon, dan hand traktor. Memang sudah ada, tapi kondisinya kurang memadai untuk mendukung kegiatan tani secara maksimal,” ujar Eko.
Kelompok Tani Maju Sejahtera selama ini aktif mengelola lahan pertanian di Kecamatan Loa Kulu dan menjadi salah satu kelompok mitra binaan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar. Meski bantuan pupuk sudah diterima secara rutin, Eko menjelaskan bahwa masih ada kebutuhan lain yang mendesak, yakni pembenah tanah.
“Untuk pupuk, alhamdulillah kami sudah mendapatkan. Tapi kami juga butuh bantuan pembenah tanah, karena kondisi pH tanah di wilayah kami masih sangat rendah, sehingga memengaruhi produktivitas,” jelasnya.
Menurutnya, pembenahan kualitas tanah melalui bantuan zat pembenah sangat penting untuk memastikan penyerapan nutrisi tanaman berjalan optimal. Rendahnya tingkat pH, jika tidak segera ditangani, bisa berdampak pada hasil panen dan menurunkan kualitas produksi.
Eko berharap pemerintah daerah, khususnya Distanak Kukar, dapat menindaklanjuti aspirasi para petani dengan memperkuat bantuan alsintan dan dukungan teknis lainnya. Ia juga menekankan pentingnya monitoring berkelanjutan terhadap kondisi lahan agar program pertanian berjalan lebih efektif.
“Kami berharap kebutuhan ini bisa masuk dalam skala prioritas. Dengan alat yang memadai dan kondisi tanah yang sehat, kami yakin pertanian di Loa Kulu bisa semakin maju dan berkelanjutan,” pungkasnya.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)








