okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mendorong penguatan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan melalui peluncuran program Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR). Langkah ini diharapkan mampu mencetak generasi baru pelaku usaha rakyat yang tangguh dan profesional.
“Ke depan kami berharap anak-anak muda bisa lebih didorong untuk ikut, agar regenerasi petani dan pelaku usaha rakyat ini terus berlanjut,” ujar Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, dalam keterangannya.
SPR dirancang sebagai wadah pendidikan berbasis praktik yang menggabungkan pendekatan teknis dan kewirausahaan. Tidak hanya meningkatkan keterampilan di lapangan, para peserta juga dibekali kemampuan manajerial untuk mengelola usaha secara berkelanjutan dan berbasis pasar.
Dengan peluncuran SPR, Pemkab Kukar menargetkan terbentuknya komunitas petani, nelayan, dan peternak yang tidak hanya kuat dalam produksi, tetapi juga mampu mengakses pasar, menjalin kemitraan, dan memahami dinamika usaha secara modern.
Program ini menjadi bagian integral dari strategi besar Pemkab Kukar dalam mendukung visi Kukar Idaman, terutama pada pilar penguatan ekonomi berbasis potensi lokal dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“SPR adalah bentuk nyata komitmen kami dalam membangun sektor ekonomi rakyat berbasis potensi lokal. Regenerasi adalah kunci agar keberlanjutan tetap terjaga dan daerah ini semakin mandiri secara ekonomi,” pungkas Sunggono.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)








