Menu

Mode Gelap

Distanak Kukar · 9 Sep 2025 12:53 WITA

Sawah di Kota Bangun Hanya Bisa Panen Setahun, Terkendala Pasang Surut Sungai Mahakam


Sawah di Kota Bangun Hanya Bisa Panen Setahun, Terkendala Pasang Surut Sungai Mahakam Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Petani di Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, menghadapi tantangan tersendiri dalam mengelola persawahan. Berbeda dengan wilayah lain, lahan sawah di daerah ini hanya bisa dipanen sekali dalam setahun karena sangat bergantung pada kondisi pasang surut Sungai Mahakam.

Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kota Bangun dan Kota Bangun Darat, Iffan Manosa, mengatakan pola tanam di Kota Bangun sangat dipengaruhi oleh naik-turunnya air Mahakam.

“Untuk Kota Bangun agak unik, sawahnya hanya sekali panen setahun karena berada di pinggir Sungai Mahakam,” ujar Iffan, Senin, 9 September 2025.

Awal Agustus lalu, ketika memasuki musim tanam, petani justru dihadapkan pada naiknya permukaan air sungai. Akibatnya, banyak tanaman padi yang terendam, sementara lahan yang belum ditanami tak bisa digarap karena ikut terendam. “Tanaman yang sudah ditanam tenggelam, sedangkan lahan yang belum ditanam otomatis tertunda,” kata Iffan.

Adapun lahan persawahan yang terdampak pasang surut air Mahakam ini tersebar di sejumlah desa, di antaranya Desa Muhuran, Sebelimbingan, Kedang Murung, Kota Bangun Seberang, dan Oleng.

Iffan menuturkan kondisi ini membuat para petani harus menyesuaikan pola kerja setiap tahun. Meski demikian, keberadaan sawah di sepanjang Mahakam tetap menjadi andalan pangan bagi masyarakat setempat.

“Petani di Kota Bangun tetap bertahan karena hasil panen, meski sekali setahun, cukup menopang kebutuhan mereka,” ujarnya.

Ke depan, kata Iffan, perlu ada dukungan teknologi pertanian dan sistem tata air yang lebih adaptif agar petani di pinggiran Mahakam tak terus-menerus merugi akibat faktor alam.

“Kalau ada intervensi teknologi dan manajemen air, potensi sawah di Kota Bangun bisa lebih optimal,” ucapnya.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bongkar Muat Serap 1.500 Pekerja Lokal, Kukar Dorong Peluang Ekonomi Pesisir

10 Juni 2026 - 19:49 WITA

pesisir Kukar

Rita Widyasari Muncul Lagi, Pengamat Baca Sinyal Pengaruh Politik yang Belum Padam

10 Juni 2026 - 19:18 WITA

Rita Widyasari. (Istimewa)

Unit PPA Polres Kukar Tangani Video Diduga Melibatkan Anak, Warga Diimbau Tak Menyebarkan

9 Juni 2026 - 17:46 WITA

Unit PPA Polres Kukar,

Kapolres Cup Esports Dibuka Gratis, Tim Mobile Legends Kukar Berebut Tiket ke Kapolda Cup

9 Juni 2026 - 15:50 WITA

Kapolres Cup Esports Kukar

Pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman 2026 Berpeluang Diperpanjang hingga 19 Juni

9 Juni 2026 - 15:29 WITA

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026

Setelah Sangasanga dan Muara Jawa, Gowes Bersama Sambangi Warga Samboja

8 Juni 2026 - 19:25 WITA

gowes bersama
Trending di Bola & Sports